DPMPTSP Kabupaten Situbondo Gelar Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko

Mutiaraindotv.com, SITUBONDO, JAWA TIMUR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko bertempat di Restoran Kali Urang, Jalan Raya Kapongan, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Selasa (25/10/2022).

Sosialisasi tersebut dihadiri sekitar 40 orang pelaku usaha dari 18 sektor se- Kabupaten Situbondo, Asisten Administrasi Pemerintahan, Dinas PUPR, Kepala DPMPTSP, Sekretaris DPMPTSP, Kasi dan Staf DPMPTSP serta Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Situbondo.

Pada kesempatan tersebut, Kasi Pengembangan Industri Pariwisata/Analis Kebijakan Ahli Muda Fungsional Sektor Pariwisata, Andre Wibisono SH. Msi mengatakan bahwa, terkait beberapa pelaku usaha karaoke taman hiburan rekreasi yang ada di Kabupaten itu sebagian sudah mengurus izin nya ke Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu.

“Di wilayah barat, ada 4 tempat usaha karaoke taman hiburan rekreasi yaitu, Petani Hill, Nirwana, Asika dan Marisa. Sedangkan yang belum memiliki izin tinggal satu yaitu Nirwana,” ucapnya.

Bukan hanya itu saja yang dikatakan Andre, ia pun juga menjelaskan bahwa, untuk sektor pariwisata sendiri hanya terkait standar disansi usaha yatu, SDM nya, sarana usahanya kemudian SOP nya, serta terkait keamanannya.

“Untuk Perizinan sendiri nanti ke DPMPST.P Sehingga, kita berkolaborasi. Untuk sementara, yang belum masuk ke kami berarti belum berizin. Karena di dalam Undang-undang No 11, TH 2020 tentang cipta kerja yaitu, ada 18 sektor, diantaranya ada sektor perikanan, sektor pariwisata, sektor pertanian dan lain sebagainya,” sambungnya.

Harapan kami kepada pelaku usaha pariwisata, lanjut Andre, karena ini sudah ada kemudahan perizinan berusaha berbasis resiko dalam artian, silakan berusaha, kemudian segera urus NIB nya.

“Karena, kalau yang usahanya rendah, resiko rendah harus dengan NIB, misalnya hotel kurang dari seratus kamar, itu resiko rendah segera urus NIB nya. Sedangkan untuk skala izin usahanya yang 1.1 USS nya bila sudah mati dan sudah berumur 5 tahun, segera urus USS RBA. Sedangkan yang belum punya USS RBA nya segera urus NIB maupun yang menengah rendah ada Sertifikat Standar Pernyataan Mandiri yang nantinya tetap di asesman oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Situbondo,” pungkasnya (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *