DPRD Bekasi ‘Bengong’, SK Pj Bupati Disoal, LAMI : Maladministrasi

MutiaraIndoTV.com(Bekasi)- Pengangkatan H.Dani Ramdan sebagai Penjabat Bupati Bekasi kembali mencuat dan menuai polemik. Kali ini  salinan surat Kepmendagri terkait pemberhentian Bupati Bekasi H.Eka Supria Atmaja diterima DPRD Kabupaten Bekasi pada hari Kamis,9 Sepember 2021.

Sementara H.Dani Ramdan, diangkat menjadi Penjabat Bupati pada tanggal 21 Juli 2021 oleh keputusan Mendagri Nomor 131.32-1374 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat tertanggal 21 Juli 2021. Sehari kemudian , pada tanggal 22 Juli 2021, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melantiknya.

Hal itu dinilai janggal oleh Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI). Pasalnya, salinan Kepmendagri tentang pemberhentian Bupati Bekasi, H.Eka Supriatmaja diberikan ke DPRD pada hari Kamis ,9 September 2021.

” Itu jelas Maladministrasi,” Kata Ketua LAMI, Jonly Nahampun.

Menurut Jonly, DPRD bukan lembaga ‘stempel’ dan seharusnya bisa sejak awal menolak  pengangkatan Penjabat Bupati, H.Dani Ramdani.

” Masa sudah menjabat Bupati kurang lebih 3 bulan, salinan Kepmendagri Nomor 131.32-3961 Tahun 2021 tentang Pengesahan Pemberhentian Bupati Bekasi Provinsi Jawa Barat, tertanggal 23 Agustus 2021 lalu, baru diterima DPRD Bekasi pada tanggal 9 September 2021,” tutur Jonly.

LAMI, sambung Jonly, dalam waktu dekat ini juga akan melaporkan, terkait dugaan Mal-Administrasi pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi, H. Dani Ramdan ke Ombudsman. Pasalnya, kehadiran Penjabat Bupati Bekasi, sangat merugikan Pemerintahan Kabupaten Bekasi.

“Kami menduga pengangkatan Penjabat Bupati Bekasi adanya nepotisme. Sehingga, kami mendesak DPRD untuk menolak Pj Bupati Bekasi, karena penjabat Bupati Bekasi kami nilai merugikan pemerintah Kabupaten Bekasi,” Ujarnya.

Isu lainnya sempat ramai terkait ketidakharmonisan antara DPRD dan penjabat Bupati Bekasi. Seperti, kabar DPRD menolak undangan Bupati.

Hingga kini belum ada penjelasan dari DPRD Kabupaten Bekasi terkait salinan surat Kepemendagri tersebut. (Dwi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *