Dugaan Pungli Di Lingkungan Lembaga Pendidikan, Mahasiswa Poltek Gelar Aksi

MutiaraindoTV, Kupang – Nusa Tenggara Timur. Dugaan Lungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang, Dian E. W Johannis ST., M.Eng, beserta Dosen Administrasi ditolak keras oleh Mahasiswa dengan menggelar aksi di halaman lembaga tersebut. Jum’at, 06 Desember 2019.

Aksi yang digelar di Halaman Lembaga Politeknik Negeri Kupang, dipimpin oleh puluhan Siswa yang tergabung dari berbagai jurusan. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa PNK, Jefrianus V. Djawa mengatakan aksi tersebut dilakukan karena Mahasiswa merasa pungutan yang dilakukan oleh Kajur Teknik Sipil tidak wajar.

“Pungutan tersebut sangat tidak wajar karena nominal pungutan sangat fantastis, dengan rincian seminar proposal Rp. 500 ribu rupiah, ujian tugas akhir Rp. 500 ribu rupiah dan yudisium sebsar Rp.  250 ribu rupiah. ” Ujar Jefri.

Lanjutnya, jumlah yang dipungut oleh Kajur teknik tersebut sebesar Rp. 1 juta, Rp. 250 ribu rupiah dengan alasan untuk membeli makanan para Dosen.

“Dengan alasan makanan yang tidak higienis, Kajur melakukan itu dan bayangkan saja jumlah Wisudawan Sipil sebanyak 209 orang dan itu adalah jumlah pungutan terbesar jika dikumpulkan. “Tuturnya.

Oleh karena itu tambah Ketua BEM kami menggelar aksi ini, agar segera diproses oleh pihak penegak hukum.

“Kami ingin Kajur Teknik Sipil dicabut jabatannya, karena sangat merugikan pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan memperkaya diri dengan cara melakukan pungutan liar. “Tandasnya. (Alden)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *