Faisal Hafan Farid Sebut Kebijakan Mendikbudristek Kebablasan

Faisal Hafan Farid

MutiaraIndoTV.com(Bandung)- Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum di jenjang PAUD, SD hingga Pendidikan Menengah, yang salah satu klausulnya menghapus pramuka dari ekskul menuai banyak kritikan keras termasuk dari kalangan DPRD Jawa Barat.

Menurut anggota komisi DPRD Jawa Barat, Faisal Hafan Farid, Permendikbudristek No 12 Tahun 2024 tersebut adalah kebijakan yang terburu – buru dan kebablasan serta tidak populis. Pasalnya, ilmu kepanduan atau pramuka masih banyak manfaatnya.

” Dikepanduan atau pramuka diajarkan disiplin, kebersamaan, cinta terhadap alam, baris berbaris, survival di alam,” Katanya Politisi PKS ini mengomentari kebijakan Mendikbudristek.

Dirinya melihat kepramukaan sangat berma nfaat bagi para peserta didik khususnya di perkampungan yang minim ekskul alternatif.

” Jadi jangan dibayangkan hanya di kota saja yang banyak alternatif ekskulnya,” Katanya.

Dihapusnya pramuka dari daftar ekstrakulikuler wajib ditingkat pendidikan dasar menengah dapat memunculkan kegaduhan di dunia pendidikan karena kepramukaan tidak ada kerugiannya bahkan dapat membentuk kepribadian sesorang siswa menjadi tangguh dan dewasa dalam bersikap.

” Jadi kan kepramukaan di sekolah tidak ada nilai kerugiannya bahkan sebaliknya bermanfaat,” Jelasnya.

Agak miris memang ekstrakulikuler Pramuka yang dulu bersifat wajib justru hilang dari daftar Alokasi Waktu Mata Pelajaran Ekstra.

Mendikbudristek seharusnya mengkaji lebih dan mempelajari lebih dalam tentang ilmu kepanduan atau kepramukaan.

Gerakan Pramuka bertujuan untuk membentuk setiap Pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotik, taat hukum, disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa, dan memiliki berkecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun Negeara Kesatuan Republik

Pramuka adalah sebuah organisasi kepanduan yang didirikan di Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961. Sejarah pramuka sudah dimulai sejak awal abad ke-20, ketika Gerakan Kepanduan (Scouting) pertama kali diperkenalkan di Inggris oleh Robert Baden-Powell pada tahun 1907.

Pramuka atau kepanduan di Indonesia di dirikan pada tanggal 14 Agustus 1961. Pada tahun 1961, Pramuka menjadi organisasi kepramukaan yang resmi di Indonesia dan diberi nama Gerakan Pramuka Indonesia hingga sekarang. Dwi

Check Also

Cegah Kejahatan Jelang Lebaran Polres Situbondo Intens Patroli Kawasan Toko Emas,

Mutiaraindotv.com, SITUBONDO, JAWA TIMUR – Polres Situbondo Polda Jatim mengambil langkah proaktif dengan mengintensifkan patroli …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *