Forum K2 Audensi Di Gedung DPRD Kabupaten Kubu Raya

 

Mutiara IndoTV, Kabupaten Kubu Raya – Kalimantan Barat.  Forum Kategori 2 (K2) Kabupaten Kubu Raya melakukan Audensi di Gedung DPRD Kabupaten Kubu Raya, dalam hal tersebut, Forum K2 meminta kepada DPRD Kabupaten Kubu Raya untuk memperhatika gaji mereka yang jauh dari standar UMR. Kamis, (08/03/2018).

Audensi yang dilakukan oleh Forum K2 Kabupaten Kubu Raya langsung disambut dengan baik oleh Komisi IV DPRD Kubu Raya yang diketuai oleh H. Yuslanik, dan dihadiri oleh BKD Kabupaten Kubu Raya, serta Kadisdikbud Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus.

H. Yuslanik yang juga mejabat sebagai Ketua Fraksi Partai Geridra DPC Kabupaten Kubu Raya, mengatakan jika pembayaran gaji para guru yang tergabung dalam Forum K2. Yang sudah beberapa bulan tidak digaji ini menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) itu diperbolehkan, maka tidak akan ada masalah.

“Tapi jika tidak dibenarkan oleh aturan, maka itu juga tidak boleh kita lakukan. Dan saya minta bapak – ibu yang tergabung dalam Forum K2 ini untuk lebih bersabar, karena SK Bupati sudah ada ditangan. Tinggal menunggu anggarannya saja, Insya allah “kami dari Komisi IV akan berkomitmen dalam hal ini. Dan hal ini akan jadi attensi kami, karena ini memang harus dibayarkan,” ujar H. Yuslanik.

Ditambahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, Frans Randus menjelaskan, SK Bupati yang telah terbit dibulan Januari 2018 sudah jelas menandakan secara hukum Forum K2 ini sudah diakui.

“Karena keluarnya SK Bupati itukan tidak bim salabim, tentu ada proses. Dan hal ini bukan karena desakan, akan tetapi regulasinya yang memungkinkan. Yang jadi masalahnyakan, mungkin para Kepala Sekolah tidak mau lagi membayar honor kawan – kawan ini. Maka akan saya undang semua Kepala Sekolah untuk tetap membayar. Dan saat perubahan anggaran nanti, kita pastikan itu harus dibayar. Ketua Forum juga harus selalu mengingatkan kepada Komisi IV DPRD Kabupaten Kubu Raya, agar membahasnya pada saat pembahasan Anggran Perubahan, dan jangan sampai dilewatkan,” jelas Frans Randus.

Ditambahkan lagi oleh Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kubu Raya, Yanto SE, menilai, hal yang dilakukan oleh Bupati Kabupaten Kubu Raya saat ini sudah tepat. Hal ini dilihat dari situasi guru di Kubu Raya yang kurang dilapangan.

“Mungkin jumlahnya Pegawai Negeri Sipil (PNS)nya hanya satu, dua. Atau bahkan hanya tiga disatu sekolah. Artinya kebijakan Bupati merupakan salah satu langkah untuk menutupi kelangkaan dan kekurangan tenaga guru ini. Sedangkan disatu sisi kita juga tidak menerima pegawai Guru. Sehingga permasalahan ini harus sesegera mungkin bisa diselesaikan,” ucap Yanto.

Yanto menegaskan, bagaimana kualitas pendidikan di Kabupaten Kubu Raya bisa ditingkatkan, jika nilai Ujian Nasional dibawah rata – rata. Karena bisa kita lihat, tenaga guru yang kurang ditambah dengan fasilitas yang tidak memadai.

“Inikan salah satu persoalan yang ada di Kabupaten Kubu Raya saat ini. Saya menilai dari apa yang telah diucapkan oleh Kadisdikbud Kubu Raya itu merupakan Harapan bagi bapak – ibu sekalian. Namun kita harus mengetahui regulasinya terlebih dahulu, apakah boleh atau tidaknya penggunaan metode tersebut,” ucap yanto dengan tegas.

Ditambahakan lagi oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kubu Raya, K.H Hanafi, meminta kepada Forum K2 Kabupaten Kubu Raya untuk lebih bersabar menghadapi situasi yang dihadapi saat ini.

“Biarpun harus menunggu lama, akan tetapi dapatnya banyak. Dan mari kita berdoa bersama, semoga mudah – mudahan apa yang kita harapkan ini, bisa mendapatkan Ridho’ dari Allah SWT,” Terang K.H Hanafi.

H.Yuslanik menekankan, bukti komitmen dari Komisi IV DPRD Kabupaten Kubu Raya kepada Forum K2 ini ada pada Kekompakkan dalam menerima aspirasi masyarakat yang dapang, dan berkomitmen hingga Forum K2 ini bisa mendapatkan apa yang memang menjadi hak dari Forum K2.

“ini memang harus dibayarkan. Dan merupakan Konsekuensi dari SK yang sudah dikeluarkan, lewat keputusan Bupati,” tutup H. Yuslanik. (Viky/Redaksi)

Check Also

Masyarakat Megang Sakti, Menagih Janji Politik Ramah Berarti Jalan Mulus Merata

Mutiaraindotv – Kabupaten Musi Rawas, Menyikapi dari janji politik Ramah Berarti Menang untuk Musi Rawas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *