Funtastic Colour Run 2020, Dengan Tema : Warna Warni Keceriaan Situbondo Inklusif

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Kejuaraan lomba lari Funtastic Colour Run 2020, dengan tema Warna – Warni Keceriaan Situbondo Inklusif. Yang menyediakan berbagai macam hadiah dengan total hadiahnya semua mencapai Rp. 36 juta. Lomba ini berlangsung di Alun – Alun Kabupaten Situbondo. Minggu, 01 Maret 2020 Pagi.

Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Situbondo, melalui Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Situbondo dan Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS), dihadiri Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto S.H, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Situbondo Reno Widigdyo S.H, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Situbondo, Ketua PPDiS Luluk Ariyantiny dan acara dimulai start dan finish di depan Kantor Pos Kabupaten Situbondo yang berdekatan dengan Alun – Alun Kota Situbondo.

Acara kejuaraan lomba lari ini dilepas Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto S.H, lomba ini tidak hanya diikuti masyarakat umum dan para pelajar dari berbagai usia dan tingkatan sekolah (SD, SMP, SMA, SMK), namun juga diikuti para Penyandang Disabilitas dari sejumlah daerah di Provinsi Jawa Timur.

Menurut Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto, mengatakan “Funtastic Colour Run ini merupakan bentuk komitmen dari Pemerintah Kabupaten Situbondo, setelah mendeklarasikan Situbondo Inklusif.

Pada Tahun 2018 lalu dan kegiatan ini berhasil membaurkan semua kalangan diberbagai usia, juga diantaranya penyandang disabilitas dengan masyarakat umum, serta Situbondo mendeklarasikan sebagai kota Inklusif tidak hanya Ceremonial saja, tetapi kita komitmen membangun Situbondo Inklusif. ”Ujarnya.

Selanjutnya, H. Dadang Wigiarto mengatakan “bahwa kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin tahunan. Dengan harapan, lambat laun kaum karginal terbiasa membaur dengan masyarakat umum.

Tidak ada sekat dan batasan, apalagi Diskriminasi, mereka mempunyai hak yang sama, dengan Perspektif Hak Asasi Manusia (HAM). Bukan lagi Perspektif belas kasihan, secara Natural, pelan tapi pasti, tidak akan ada lagi sekat antara penyandang disabilitas dengan masyarakat umum. ”Jelasnya.

Seterusnya menurut H. Dadang Wigiarto mengaku, dukungan infrastruktur bagi kaum difabel terus dibangun. Khususnya di tempat – tempat umum dan pusat pelayanan publik, memang belum semuanya.

Namun pemerintah berkomitmen secara periodik akan terus menbenahi Infrastruktur untuk kaum Difabel, dan sudah kita bangun sejak Tahun 2018, tetapi kita masih terkendala faktor pembiayaan, paling tidak tempat umum dan pelayanan publik sudah ramah penyandang disabilitas. ”Terang H. Dadang Wigiarto.

Kemudian H. Dadang Wigiarto menambahkan, “bahwa Pemerintah Kabupaten Situbondo juga sedang menggodok Peraturan Daerah (Perda) yang merujuk pada Undang – Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, amanatnya juga mengatur tentang pemenuhan Hak Disabilitas menggunakan Perspektif HAM.

Dimana pendekatan tersebut menekankan aspek kesetaraan dan kesempatan yang sama dalam upaya mengembangkan kemandirian disabilitas, sebagai manusia yang bermartabat dan untuk Perda bagi Disabilitas sedang kami persiapkan. ”Pungkas Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto. (Irwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *