Gelar Upacara Hari Pahlawan 2022, SMPN 1 Tlogosari Tampilkan Drama Perjuangan Para Pahlawan

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO, JAWA TIMUR – SMPN 1 Tlogosari mempunyai cara unik dalam memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November. Disamping menggelar upacara, juga menampilkan darama dengan tema perjuangan para pahlawan di Surabaya dihadapan.

Pemeran drama tersebut bertajuk ‘Perjuangan 10 November’, adalah siswa, Pembina OSIS dan Danramil 0822/13 Tlogosasi, Kapten Inf Adi Leksono, Kamis (10/11/2022). Para peserta upacara terpukau dengan penampilan para pemain.

Danramil 0822/13 Tlogosasi, Kapten Inf Adi Leksono mengapresiasi inovasi SMPN 1 Tlogosari yang memanfaatkan momen Upacara Hari Pahlawan menampilkan drama perjuangan.

“Luar biasa drama yang ditampilkan adik-adik,” pujinya.

Penuh semangat, lanjutnya, dan sangat menjiwai, sehingga mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan yang berjuang dengan mempertaruhkan harta benda bahkan nyawa mereka sampai titik darah penghabisan.

Ditambahkan. untuk memperoleh kemerdekaan yang saat ini kita semua nikmati. Bahwa tanggal 10 November 1945 adalah salah satu momentum terbesar dimana para pahlawan melawan pasukan Inggris.
Saat ini kita hanya tinggal mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan dengan belajar yang giat. Ilmu yang diperoleh di sekolah pelajari kembali ketika di rumah, jangan pernah sungkan untuk bertanya kepada gurunya.

“Mengingat angka pernikahan dini yang besar, saya menghimbau kepada siswa untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan bertunangan apalagi menikah. Saya percaya, siswa siswi yang ikut upacara adalah calon pemimin di masa yang akan datang,” jelasnya.

Sebagai calon pemimpin, lanjutnya, harus belajar yang rajin sejak dini. Jangan sampai dalam usia 19 tahun kebawah sudah menikah. Jangan sampai kalian menggantikan profesi orang tua kalian, usahakan harus ada diatas mereka,” pesannya.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah (KS) SMPN 1 Tlogosari, H. Nur Hairi, S.Ag., mengatakan kegiatan upacara merupakan salah satu program sekolah yang dimotori oleh anggota dan Pembina OSIS dan Pembina OSIS, Hj. Nurul Fadilah, S.Pd.

“Tujuannya untuk mengenang jasa para pahlawan yang begitu gigihnya dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” jelas Nur, sapannya.

Dengan penampilan drama, alumni PP Nurul Jadid itu ingin membawa kembali alam fikiran para peserta upacara pada tahun 1945, tepatnya saat perjuangan para pahlawan di Surabaya.

Menurutnya, dengan memperlihatkan langsung sekilas perjuangan para pahlawan akan berdampak pada rasa peduli siswa untuk menuntut ilmu dan mengabdikan diri pada sekolah lebih giat lagi.

“Mereka akan sadar akan pentingnya pendidikan, sehingga bisa membawa sekolah ke arah yang lebih bagus. Hal ini juga menjadi salah satu strategi kami guna mengurangi angka pengguna narkoba, stunting dan pernikahan dini,” pungkas Nur. (sam/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *