Geram Puluhan Karyawan Perusahaan Garmen di Pemalang Ngadukan Nasibnya Ke Disnaker

 

MUTIARAINDOTV.CO.ID-PEMALANG, Puluhan Perwakilan Karyawan Salah Satu Garmen di Bantarbolang mengadakan nasibnya ke Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang, pada Jumat (23/12/2022).

Puluhan karyawan Geram mendatangi kantor Disnaker lantaran gaji selama bekerja belum sepenuhnya di bayar oleh perusahaan,
Keseluruhan karyawan didominasi oleh perempuan
Dari penuturan perwakilan karyawan, Selain mengadukan nasibnya ke Disnaker, Kedatangan mereka juga atas undangan dari perusahan, yang disampaikan Melalui HRD perusahan PT Mitra Risqi Jariyah, tempat Mereka pernah bekerja, yang berlokasi di Jalan Raya Bantarbolang,
Konon tujuan mereka dipertemukan untuk mediasi, Namun hingga tengah hari pihak perusahan tak ada yang datang ke Disnaker kabupaten Pemalang satu pun.

Kedatangan mereka Didampingi oleh Teguh Suwito Aktivis disalah satu lembaga sosial , lantaran prihatin dengan kondisi karyawan yang pembayaran gajinya belum diselesaikan, hal ini mendorong
“Kedatangan mereka atas undangan perusahaan di Disnaker, namun sangat di sayangkan pihak perusahaan yang mengundang mereka malah tak hadir sama sekali, ini ada apa,” tutur Teguh.
“Tadi pun Disnaker melalui Pa Andrian selaku Sub Kordinator menghubungi perusahaan berulang kali namun nomer mereka tidak aktif dan akhirnya menghubungi HRD, kata HRD mereka dalam perjalanan namun ditunggu sampai jam 11,30 wib tidak datang juga padahal di undangan jam 09.00 WIB,” terang Teguh.

Usai menemui pihak Disnaker, RSJ dan Ev serta ke empat lainya selaku perwakilan mengatakan, Mereka hanya di tanya rincian gaji perusahaan yang belum terbayarkan semuanya, Dinas tadi hanya memberi wejangan tentang peraturan kerja di perusahaan, dan katanya bisa di tuntut balik kalo tidak sesuai kontrak, ya kami jawab ‘ kami paham itu, tapi ini perusahaan, gaji perbulan aja tidak di penuhi makanya kami Risegn sesuai Prosedur, kami juga mengajukan surat pengunduran diri, maka dari itu kami menagih hak yang belum terbayarkan perusahaan sepenuhnya.” kami hanya menuntut hak kami ko, ga lebih dari itu” Tapi kenapa malah mereka ga memenuhi hanya janji janji saja sudah tiga kali loh dan pada hari Senin (19/12/2022) kami pun datang ke perusahaan menanyakan janji janji dan ini mereka yang mengundang malah ga datang juga,” tuturnya

Sedangkan Andrian ,Sub Kordinator Dinas Tenaga Kerja Mengatakan, pertemuan kali ini hanya memediasi atas adanya aduan karyawan yang belum sepenuhnya terbayar namun entah kenapa malah perusahaan tidak datang
“Ini kami menunggu rekapan dari karyawan jumlahnya berapa nanti kami sampaikan ke perusahaan, kami pun sudah kroscek dan konfirmasi ke perusahaan dan ditemui manager perusahaan kemaren,” kata Andrian.

Dari penuturan beberapa karyawan ,sisa gaji mereka yang belum dibayarkan, seluruhnya ada 60 Orang, mereka sudah beberapa kali di janjikan pelunasan namun sampai saat ini Perusahaan belum menepati janji mereka.(SK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *