Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Menyesalkan Terjadinya Insiden di Stadion Kanjuruhan Malang

Mutiaraindotv.com, MALANG, JAWA TIMUR – Insiden yang menewaskan 129 orang supporter (data per 09.30 WIB) dalam laga Derby Jatim, antara Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan kejadian tersebut dan sampaikan duka cita yang mendalam
Sabtu (1/10/2022).

Dengan duka cita yang mendalam, Khofifah mengatakan bahwa, insiden Kanjuruhan, tidak hanya menjadi duka Jawa Timur, namun juga duka Indonesia dan duka dunia olah raga. Khofifah pun berharap kejadian ini tidak terulang di masa yang akan datang.

“Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran dan pendewasaan kita bersama, seluruh insan olahraga dan pecinta sepakbola Indonesia agar menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan, dan jangan sampai kejadian ini terulang dikemudian hari,” ucapnya.

Saat ini, Khofifah menambahkan, Pemprov Jawa Timur bersama Pemkab dan Pemkot Malang tengah fokus menangani korban, baik wafat maupun yang membutuhkan pertolongan penanganan tindakan kesehatan. Penanganan di RS Saiful Anwar akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur.

“Bagi korban yang meninggal dunia dan luka berat akan mendapatkan santunan dari Pemprov Jatim. Santunan untuk yang meninggal dunia 10 jt dan santunan korban luka berat sebesar 5jt,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan belasungkawa kepada seluruh korban dan keluarganya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh korban dan keluarga. Semoga amal ibadah seluruh korban diterima oleh Allah SWT dan keluarga korban diberikan ketabahan dan keikhlasan. Yang dirawat di rumah sakit semoga lekas sembuh. Aamiin YRA,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *