H. Adriansyah Pertanyakan Rekomebdasi DPRD Muara Enim, Terkait Pemberhentian Aktivitas Pengangkutan PT.DBU

Mutiaraindotv – Kab. Muara Enim, Pasca di putuskan nya hasil mediasi bersama antara pihak Komisi 1 DPRD Muara Enim yang akan memberikan surat rekomendasi tentang pemberhentian sementara aktivitas pengangkutan PT. Duta Bara Utama (DBU) pada tanggal 6 Juni 2022 yang lalu. Ini kembali menjadi pertanyakan Aktivis Pergerakan Muara Enim H. Adriansyah, dimana dirinya mengakui rekomendasi yang di bacakan pada saat rapat, pada tanggal 6 Juni 2022 belum terlihat fisik surat nya.

Hal tersebut disampaikan H. Adriansyah ketika awak media membincanginya melalui via tlp, dirinya mengaku sampai saat ini rekomendasi yang di bacakan Ketua Komisi 1 Muara Enim, Mualimin melalui Seketarisnya, Boni Noprian Pratama, SH, tentang rekomendasi pemberhentian sementara aktivitas pengangkutan Batubara dari PT. DBU belum ada kabar. Senin, 20 Juni 2022.

” Terkait polemik pengangkutan Batubara dari PT. DBU ke stock file Royaltama Mulya Kencana (RMK), saya H. ADRIANSYAH persoalkan dan sudah di tindak lanjuti oleh DPRD dan sudah melaksanakan rapat bersama Pihak-pihak yang terkait dan menghasilkan keputusan DPRD Kab. Muara Enim. Yang merekomendasikan ke Plh. Bupati Muara Enim, untuk “‘ MENGHENTIKAN SEMENTARA “‘,  aktifitas pengangkutan Batubara milik PT.DBU ke Stockfile PT.RMK, sampai dengan Perizinan tersebut diterbitkan. Apa yang saya inginkan sudah sampai dengan ke ingin saya (ada nya keputusan DPRD) “.

Namun demikian terkait surat rekomendasi dari DPRD, saya belum melihat secara fisik apakah surat tersebut sudah di buat dan di kirim ke pihak eksekutif, ucap H. Adriansyah.

Selain itu H. Adriansyah juga menegaskan kepada pihak Legistlatif untuk benar benar melaksanakan hasil keputusan yang sudah dibuat.

Diketahui, hasil dari pemberitaan pada mediasi dipimpin langsung Anggota Komisi 1 yang diketuai oleh Mualimin beberapa waktu yang lalu di hadiri pihak Exsekutif diwakili, Kadishub Muara Enim, Kepala PMPTSP Muara Enim, DLH Muara Enim, Camat Muara Enim, Camat Gumeg, Direktur Prusda, Manajemen PT DBU dan RMK.

Sementara itu ketika awak media mengkonfirmasi ke Ketua Komisi 1 DPRD Muara Enim, Mualimin melalui via WA, mau konfirmasi dengan berita yang akan saya terbitkan terkait surat rekomendasi pemberhentian sementara aktifitas dari PT. DBU pasca mediasi minggu kemaren. Beliau berkata, akan dibuat namun ketika kami pertanyakan kepada saudara H. Adriansyah sampai saat ini surat tersebut belum ada, tolong penjelasan nya, mksh🙏”, dengan pertanyaan tersebut Mualimin hanya menjawab “Iyo”. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *