Ini Alasan Bupati, Tidak Melelang Dua Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Situbondo

oleh -38 views

 

Drs.H. Syaifullah, MM

MutiaraindoTV. com (SITUBONDO) –Setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo melalui Panitia Seleksi (Pansel) melakukan perpanjangan dan menutup pendaftaran seleksi 7 (tujuh) Jabatan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo, akhirnya hari ini melanjutkan tahapan tes lanjutan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Drs.H. Syaifullah, MM menyebut, seleksi dalam rangka pengisian jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo itu dilakukan secara terbuka.

“Berdasarkan undang-undang yang berlaku, dan Pemkab Situbondo memberikan kesempatan yang sama kepada PNS di lingkungan Pemerintah kabupaten Situbondo yang memenuhi ketentuan dapat mengikuti seleksi terbuka ini,” ujarnya, Senin (20/9).

Adapun jabatan tinggi pratama yang diseleksikan meliputi Kepala Dinas Sosial, Inspektur, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, Kepala BPPKAD, Asisten III, dan Kepala DLH

“Panitia seleksi sudah menyusun persyaratan yang harus dipenuhi yang bisa dilihat di website BKPSDM,” ujarnya.

Selain persyaratan administrasi, peserta seleksi juga harus mengikuti tahapan tes, untuk hari para peserta mengikuti tes psikolologi, dan hari kedua wawancara setelah itu, pada hari jumat dan Sabtu akan dilakukan asesmen dengan mematangkan makalah mulai dari wawancara, rekam jejak, dan Insya Allah pada tanggal 25 September 2021 nanti, seleksi terbuka ini sudah rampung semua, dan pada tanggal 27 September 2021 hasilnya sudah kita serahkan kepada Bupati Situbondo, H. Karna Suswandi, sehingga pada akhir bulan September 2021 ini, sudah ada daftar nama, siapa siapa saja pejabat OPD yang disetujui oleh Bupati, Ungkap H. Staifullah

Lebih lanjut, H. Syaifullah menyampaikan masalah dua Pejabat OPD yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPKP kenapa juga tidak ikut dilelang, untuk DPKP ini dinasnya akan dilebur jadi satu dengan Dinas PUPR atau DLH sehingga tidak perlu lagi Melelang pejabatnya, sedangkan untuk Dispendikbud karena ini merupakan Dinas yang cukup besar yang membawahi kurang lebih tujuh ribu guru, tentu Bupati selaku PPK ini masih wait and see , melihat siapa yang cocok.

“Karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini membutuhkan orang, selain mempunyai kemampuan yang cukup, dia juga bisa mengakomodir semua guru guru karena Dispendikbud ini termasuk juga sebagai Bupati kecil artinya rakyatnya dan anggarannya pun lebih banyak dibandingkan dengan OPD OPD lainnya, oleh karena itu Pejabat yang menduduki di sana harus benar benar mumpuni, oleh karena itu, untuk memilih Pejabat di Dispendikbud Bupati memang benar benar hati hati,”Pungkas H. Syaifullah (SR).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.