Juru Tagih Disprindak, Itu Salah Tulis Mestinya Retribusi Biaya Ruko Ukuran 3×4 Bukan Retribusi Sampah

author
Penulis: 
490 dilihat

Mutiaraindotv, Lubuklinggau – Sumatera Selatan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Lubuklinggau adalah salah OPD Penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Akan tetapi sangat disayangkan dalam kondisi Pandemi Covid- 19, dimana dimasa ini seluruh Pemerintah baik Pusat maupun Daerah berjibaku saling bahu membahu dalam meringankan beban Masyarakat. Senin, 07 September 2020, siang.

Terutama terhadap para Pedagang baik kaki lima maupun pertokohan yang mana hasil pendapatan para pedagang saat Pademi ini mengalami kemerosotan yang sangat semipikan. Hal ini sepatutnya kebijikan dan kepedulian kita semua untuk saling bergotong royong meringankan beban bersama sesuai Intruksi dari Pemerintah Pusat.

” Beda halnya yang dilakukan oleh Oknum Disperindag Kota Lubuklinggau, mengambil kesempatan dalam melakukan Penarikan Retribusi. Yang mana diduga Retribusi Karcis tersebut ilegal, karena Karcis ini atau Kwitansi penarikan Retribusi tersebut bukan berdasarkan barkon dari Dinas BPP-RD seperti yang yang di temui Tim Media dilapangan “.

Menanggapi hal ini Surya Darma selaku Kepala Dinas Disperindag Kota Lubuklinggau menyatakan, bahwa Anggotanya memang benar melakukan Penarikan Retribusi di Pasar harian dengan Karcis yang resmi dari BPP-RD yang tertera Nomor Registernya.

Dan apabila diluar Karcis seperti ini ( seperti gambar diatas) itu dinyatakan ilegal.Sebab Karcis yang benar itu seperti ini dan hanya dipungut/dibebankan ke para Pedagang dilapangan sebesar Rp.1000 / hari, sambil menyerahkan contoh Karcis didepan Tim Media Online.

Disaat Tim Media Online mempertanyakan tentang Karcis temuannya dilapangan, kepada pak Surya (panggilan akrabnya). Terlihat Kadis Disprindak ini agak terkejut dan langsung memanggil Juru Tagih Karcis sesuai dengan Cap dan Tanda Tangan yang dibubuhkan yang berlogo Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Lubuklinggau.

Sebentar kito panggil dulu Juru Tagih dan Bendahara, biar menjelaskannya.

Tak lama kemudian semua petugas Juru Tagih dan Bendahara Disperindag langsung hadir menemui panggilan Kadin Disperindag kedalam ruangan kerja dan segera menghadap pak surya.

Beberapa saat kemudian terjadilah percakapan antara Juru Tagih dan Kadin Disperindag Kota Lubuklinggau yang didengar oleh Tim Media Online dan Narasumber. “‘ Tolong kamu jelaskan tentang temuan dari awak media ini “‘, ujar Kadin kepada Juru Tagih.

Begini pak……?, tagihan Retribusi ini memang benar aku yang nagih tapi ini berdasarkan kebiasaan yang lama mulai dari jamannya kepala Dinas sebelum Pak..!, jelasnya dengan singkat.

Begitu mendengarkan penjelasan dari Juru Tagih…? pak Surya selaku orang no satu di Disperindag menjelaskan kepada Tim Media, bahwa mereka Juru Tagih ini bekerja berdasarkan kebiasaan yang sudah ada.

” Jadi seperti ini mereka ini bekerja berdasarkan budaya yang sudah ada ” paparnya didepan Tim Media dan Narasumber.

Saat Tim Media dan Narasumber bertanya kepada Anom (Juru Tagih Retribusi) membenarkan bahwa Karcis tersebut memang benar ia yang menagih. Akan tetapi kami dari Tim Media dan Narasumber mendapatkan penjelasan yang serba salah baik dari Karcis maupun dari penulisan Retribusi.

” Memang benar itu saya yang tagih kepada pedagang tapi itu salah tulis mestinya itu Retribusi untuk Ruko ukuran 3×4 bukan Retribusi Sampah, jelasnya “.

Dan begitu ditanyai mengapa tidak menggunakan Karcis yang Resmi yang ada No Registernya dari Pemerintah Kota, kamipun mendapatkan jawaban yang janggal karena lagi- lagi juru tagih itu menyatakan salah memberi Karcis “.

Kami tu memang salah memberikan Karcis, jelasnya kepada Tim Media dan Narasumber. “‘ Menurut Syarul Iksan (Narasumber Data) dan juga selaku Penggiat Anti Korupsi dan Pungli yang ada di Kota ini dengan tegas tidak membenarkan dan menyayangkan kejadian seperti ini terjadi di Kota Lubukklinggau di masa Pademi Covid- 19 “‘.

Dan Syarul, meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menindak lanjuti ulah Oknum tersebut. Ini sangat tidak benar dan melanggar Ketentuan dari Perda dan Perwal terkait Retribusi Daerah. Sebab mulai dari penjelasan Kadin bekerja berdasarkan kebiasaan dan juruh tagih yang berdalih salah tulis retribusi dan salah kasih Karcis.

Hal seperti ini memang harus diproses, agar kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini. Mestinya kerja itu berdasarkan Aturan yang berlaku bukannya dari kebiasaan, pungkasnya dengan geram. (021 Mitv).

editor ” Awi “.
Berita Terbaru, Hukum & Kriminal, Nusantara, Pemerintahan, Ragam & Peristiwa, Uncategorized

Posting Terkait

Permalink ke Kades Kertamukti Klarifikasi Adanya Pungli Oknum PKH Dan BPNT
Kades Kertamukti Klarifikasi Adanya Pungli Oknum PKH Dan BPNT
Mutiaraindotv, Bekasi, Terkait Pemberitaan di beberapa Media yang mengatakan
Permalink ke CSR PTPN-4 Tijaoan Bangun Infrastruktur Jalan Desa Sei Bejangkar
CSR PTPN-4 Tijaoan Bangun Infrastruktur Jalan Desa Sei Bejangkar
Mutiaraindotv.com  (Batu Bara)-Perbaikan jalan raya menunju Kecamatan Ujung Padang
Permalink ke Terkesan Tertutup Proyek 70 M, Pembangunan Jalan Desa Talang Leban Menuju Berlian Makmur
Terkesan Tertutup Proyek 70 M, Pembangunan Jalan Desa Talang Leban Menuju Berlian Makmur
Mutiaraindotv, Musi Banyuasin, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam Rancangan
Permalink ke Secara Simbolis 46 Unit Tahap Pertama Perumahan Bagi Prajurit Dan PNS Paspampres
Secara Simbolis 46 Unit Tahap Pertama Perumahan Bagi Prajurit Dan PNS Paspampres
Mutiaraindotv, TNI Cibitung – Bekasi, Komandan Paspampres Mayor. Jenderal.

Tinggalkan pesan

Ragam & Peristiwa

CSR PTPN-4 Tijaoan Bangun Infrastruktur Jalan Desa Sei Bejangkar
Mutiaraindotv.com  (Batu Bara)-Perbaikan jalan raya menunju Kecamatan Ujung Padang
Bersihkan Selokan, Serka Eri Krisyana Terima Pujian
MutiaraIndoTV.com (Sumedang) Anggota Satgas Subsektor 15 Citarum Harum Serka Eri
Aspal Karet Program Bupati Muba, Yang Mengunakan Anggara Pinjaman PT.SMI Penuh Lobang
Mutiaraindotv, Sukarami – Musi Banyuasin, Pembangunan Jalan yang telah
Operasi Cipkon, Jajaran Polres Metro Bekasi Tertibkan Warem Di Ciksel
MutiaraIndoTV (Bekasi)-Operasi cipta kondisi dilaksanakan jajaran Polres Metro Kabupaten Bekasi