Kabupaten Blora Memperingati Jari Pangan Sedunia Yang Ke-38, Dandim 0721/Blora

MutiaraindoTV, Kabupaten Blora – Jawa Timur. Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 Provinsi Jawa Tengah, di pusatkan di Kabupaten Blora Jum’at 26 oktober 2018 yang bertempat di alun – alun Kota Blora diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo S.H., M.I.P.

Turut hadir dalam agenda tersebut, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Republik Indonesia, Dr. Ir. Agung Hendriadi M.Eng, Bupati Blora Djoko Nugroho, Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba S.Sos, jajaran Pemprov Jateng, Forkopimda Blora beserta istri, Bupati/Walikota se-Provisin Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah H. Ganjar Pranowo SH., MIP, dalam sambutannya mengatakan, ”Kabupaten Blora sangat bisa menjadi lumbung pangan, hanya saja kendalanya karena sebagian wilayahnya berupa hutan. Maka disini kita harus bisa memanfaatkan hutan untuk menanam tanaman pangan, saya teringat Tahun 2015 lalu bersama Pak Jokowi panen jagung di bawah tegakan hutan jati Blora.

Itu adalah salah satu contoh pemanfaatan lahan hutan untuk tanaman pangan, forest for food. Hutan tidak hanya menghasilkan kayu saja, namun juga bahan pangan,” kata Gubernur Ganjar Pranowo.

Melihat potensi Blora yang luar biasa, menurut Guberbur Ganjar Pranowo, pihaknya siap melakukan kerjasama dengan Pemkab Blora untuk pengusahaan Pabrik Pakan Ternak. Selain menyerap hasil komoditas pertanian, juga bisa menyerap tenaga kerja.

Di sela – sela sambutannya, Gubernur Gabjar Pranowo memanggil dua pelajar untuk naik panggung melakukan tanya jawab tentang pengetahun potensi pangan lokal berupa umbi – umbian dan sayuran.

Selanjutnya, didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Republik Indoneis, Bupati Blora Djoko Nugroho dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, pembukaan dilakukan oleh Gubernur dengan pemukulan gong.

Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Jateng, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Republik Indonesia, dan seluruh tamu undangan di Kabupaten Blora.

“Kami senang bisa menjadi tuan rumah Hari Pangan Sedunia ke-38 tingkat Jawa Tengah, momentum ini kami manfaatkan untuk mempromosikan potensi Blora, yang tidak hanya kayu jati saja. Namun juga banyak potensi sayur, umbi dan buah – buahan unggulan yang tumbuh di Blora,” ucap Bupati.

Menurut Bupati, saat ini Blora telah surplus beras. Hanya 30 persen hasil panen yang dikonsumsi dalam daerah. Selebihnya dikirim keluar daerah bahkan luar negeri. Begitu juga dengan jagung yang menempati urutan kedua, di Provinsk Jawa Tengah setelah Grobogan.

“Tolong dibantu agar Kabupaten Blora bisa lebih swasembada pangan, kami ingin ada Pabrik Pakan Ternak di Blora karena hasil jagung melimpah. Kalau ada investor tolong Pak Gubernur ditempatkan di Blora saja,” pintanya.

“Hari Pangan Sedunia yang kita peringati rutin setiap tahun ini menjadi tonggak bangkitnya potensi pertanian untuk ketahanan pangan, tidak hanya meningkatkan produksi bahan pangan saja, namun juga inovasi serta teknologinya. Kami dari BKP siap membantu Blora untuk pembangunan di bidang ketahanan pangan,” ujarnya. (Pendim 0721/Blora/Litbang/Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *