Kabupaten Bondowoso Mendapat Penghargaan Dari BKKBN

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO, JAWA TIMUR – Dalam upaya menurunkan angka stunting, Pemerintah terus melakukan upaya. Salah satunya dengan melakukan rekonsiliasi data untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Pemkab Bondowoso melalui Dinas Sosial P3AKB melakukan beberapa perubahan strategi yang berbasis pada pendekatan keluarga beresiko stunting.

Dengan membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang terdiri dari PKK, Bidan, dan Kader KB untuk kemudian melakukan pelaksanaan verifikasi dan validasi data keluarga beresiko stunting.

Atas usahanya tersebut, Kabupaten Bondowoso mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten/Kota dengan cakupan kepala keluarga terverifikasi dan tervalidasi tertinggi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN RI).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin di Tangerang pada Senin, (19/12).

Kepala Dinas Sosial P3AKB Bondowoso Anisatul Hamidah menuturkan, pihaknya turut bangga atas pencapaian yang telah dilakukan oleh tim yang dibentuknya, sehingga berhasil meraih apresiasi dari BKKBN RI.

“Atas nama Dinas Sosial P3AKB kami mengucapkan terimakasih kepada Tim Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2022 dan seluruh masyarakat Bondowoso,” tuturnya.

Rekonsiliasi data merupakan salah satu kunci sukses untuk perencanaan program ketahanan keluarga.

“Pendataan Keluarga menjadi kata kunci penting untuk perencanaan Program Ketahanan Keluarga,” tutupnya. (sam/zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *