Kabupaten Situbondo Kembali Level 3

oleh -65 views

 

MutiaraIndoTV.com (SITUBONDO) — Hasil Asesmen kemenkes, Kabupaten Situbondo yang awalnya masuk level 1 untuk PPKM. Namun, berdasarkan Instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), mulai Selasa 21 September 2021 kemarin, Situbondo kembali ke level 3 lagi.

Hal tersebut dilihat dari capaian vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Situbobdo. Vaksinasi COVID-19 tahap pertama baru mencapai 16 persen atau kurang 34 persen. Agar PPKM dapat turun ke level 2, Sesuai dengan Inmendagri Pemkab Situbondo harus memenuhi persyaratan 50 persen vaksin dosis kedua.

Untuk mememenuhi target vaksinasi ke masyarakat tersebut, Pemerintah Kabupaten Situbondo bersama Jajaran Forkopimda, secara kompak turun langsung setiap hari memantau dan juga ikut mengimbau kepada masyarakat dari kota sampai ke pelosok pelosok desa agar turut mensukseskan program vaksinasi. Kali ini vaksinasi dilakukan di seluruh Kecamatan dan desa serta Kelurahan , Pesantren dan sekolah dan Alhamdulillah setiap harinya kita sudah mencapai 2000 masyarakat yang ikut di vaksin., Ungkap Bupati, H. Karna Suswandi.

Bupati Situbondo, H. Karna Suswandi mengaku optimis tercapainya target vaksinasi 50 persen.

“Vaksinasi kita saat ini yang dosis pertama sudah mencapai 16 persen, jadi masih kurang kurang 34 persen. Dan saya merasa Optimis dapat dikejar dalam dua atau tiga minggu kedepan,” kata pria yang akrab dipanggil Bung Karna , Rabu (22/9/2021). Setelah selesai mengikuti rapat paripurna pembahasan dan persetujuan Raperda PAPBD tahun 2021, di Ruang Rapat Paripurna Utama DPRD Situbondo.

Untuk menjadi level 1 penilaian vaksinasi harus mencapai 70 persen. Karenanya, vaksinasi Kabupaten Situbondo kini menyasar wilayah desa-desa, Perusahaan, Pesantren dan PKL PKL yang ada di Kabupaten Situbobdo. Sehingga masyarakat yang kesulitan datang ke wilayah perkotaan dapat semua terlayani.

“Semoga di bulan September ini semua target vaksinasi dapat kita capai,” tambah Bung Karna.

Terkait upaya mencegah penyebaran COVID-19, masyarakat diimbau supaya tidak lengah. Tetap patuhi protokol kesehatan dan jangan sampai tidak divaksin.

“Kita memang secara penilaian Kemenkes sudah level 1. Namun dari aspek penilaian Inmendagri masih level 3. Karenanya mari kita bersabar dulu jika masih banyak adanya pemberlakuan pembatasan masyarakat,” kata Bung Karna.

‌” Jangan lengah, tetap disiplin protokol kesehatan dan mari yang belum vaksin datangi gerai gerai vaksin yang ada agar cepat tercapainya herd immunity” Pungkasnya. (SYAM).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.