Kades Paowan, dan Perangkatnya, Akhirnya Ditahan

oleh -3.050 views

Mutiaraindotv.com  SITUBONDO JAWA TIMUR – Kepala Desa Paowan, Syaiful Hady Dan Perangkat Desanya, Mohammad Faisol, setelah menjalani Pemeriksaan secara maraton di Kejaksaan Negeri Situbondo, Jum’at 10/9, Akhirnya dijebloskan ke Rumah Tahanan Negara Timur Alun Alun oleh Kejaksaan Negeri Situbondo, karena diduga melakukan Tindak Pidana Korupsi Dana Desa.

Kasus yang menimpa Kades dan perangkat desa paowan sebenarnya terjadi sejak tahun 2020 lalu, setelah Pemerintah Desa Paowan mendapatkan bantuan Dana Desa sebesar kurang lebih Rp. 1.086.697.000 (satu milyar delapan puluh enam juta enam ratus sembilan puluh tujuh ribu rupiah), yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan Dana Desa tersebut telah masuk ke Kas Desa Paowan seluruhnya atau 100% melalui Rekening Bank Jatim Nomor 0290200498 An. Kas Pemerintah Desa Paowan, Ungkap Plt Kasubsi Penyidikan Kejari Situbondo, Fitra Teguh Nugroho.

Menurutnya, saat membentuk atau menetapkan PKPKD Kepala Desa Paowan, Syamsul Hady tidak pernah mengadakan musyawarah terlebih dahulu akan tetapi disesuaikan dengan tugas para kaur dan kasi masing-masing, sedangkan untuk kegiatan fisik yang bersumber Dana Desa ditugaskan kepada para Kepala Dusun di wilayah Desa Paowan, Tutur Fitra Teguh Nugroho

Sedangkan pihak-pihak yang terkait dalam pengelolaan Dana Desa (DD) di Desa Paowan untuk Tahun Anggaran 2020, Kepala Desa Paowan, Syamsul Hady, tidak pernah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, hal ini terbukti keuangan Dana Desa yang dipergunakan tidak disampaikan oleh Kepala Desa kepada pelaksana kegiatan, Tuturnya

Lebih lanjut, Fitra Teguh Nugroho Menjelaskan bahwa kegiatan yang bersumber dari Dana Desa, Bagi Hasil Pajak (BHP) dan Jaring Pengaman Sosial, yang dicairkan tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh Sdr. SAIFUL HADY, S.Pd. selaku Kepala Desa Paowan dan Sdr. MOHAMMAD FAISOL selaku Perangkat Desa Paowan Tahun Anggaran 2020. Dengan tidak dapat dipertanggungjawabkan kegiatan yang bersumber dari Dana Desa, Bagi Hasil Pajak (BHP) dan Jaring Pengaman Sosial tersebut mengakibatkan kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 430.229.107 (empat ratus tiga puluh juta dua ratus dua puluh sembilan ribu seratus tujuh rupiah), Jelasnya

berdasarkan Laporan Hasil Perhitungan Kerugian Negara Atas Dugaan Penyelewengan dalam Pengelolaan Keuangan Pemerintahan Desa Paowan Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Tahun Anggaran 2020 Nomor : X.700/1528/431.306.6/2021 tanggal 09 September 2021, Akhirnya Bupati Situbondo, H. karna Suswandi memberhentikan sementara Posisi Kepala Desa Paowan Syamsul Hady, dan mengangkat Sdr, Fathor sebagai Plt. Kades Desa Paowan.

Fitra Teguh Nugroho, menyampaikan untuk mengamankan barang bukti, dan dikwatirkan tersangka melarikan diri, pihak Kejaksaan Negeri 20 hari kedepan melakukan penahanan kepada tersangka Kades Paowan, Syamsul Hady dan Perangkatnya, Mohammad Faisol

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.