Kakak Perempuan Ketua APSi Meninggal Karena Covid19, Ini Pesan Frengky Hendra Istiawan

Mutiaraindotv.com SITUBONDO – 10 hari menahan sakit Panas, gemetar serta sesak nafas, kakak perempuan Ketua APSi Group Lilik Armina akhirnya meninggal dunia pada Jum’at (30/7/2021) pukul 17: 15 Wib Di RS. Mitra sehat Situbondo, dengan Hasil Antigen Negatif namun hasil Swab PCR Positif.

Sebelum dijemput Dikediamannya di Jl. Diponegoro RT.01/02 Kelurahan Dawuhan oleh Tim Satgas serta pihak rumah sakit RS. Mitra Sehat selama 3 hari sempat dirawat di kediaman Ibu Kandungnya di RT. 03 / RW. 01 kelurahan Ardirejo.

” Benar mbak saya sempat dirawat dirumah, keadaannya sudah tambah parah, dia selalu mengeluh sakit pada dadanya, saya tahu itu gejala Covid19, lalu saya menelpon lurah Ardirejo Bapak Rocky Syahbana saya dianjurkan membawanya ke klinik Asyifa, namun mbak perempuan saya lebih memilih meminta pulang dan istirahat dikediamannya di Para’aman,” Ujar Frengky Selaku Adik Laki – laki.

Frengky menjelaskan bahwa pihaknya baru saja mengurusi surat cerai bersama suaminya, kemungkinan besar banyak fikiran yang membuatnya drop dan sulit untuk makan.

” Saat dirumah sebelum saya antar pulang, saya melihat lirikan matanya tajam melihat saya, saya pernah melihat mata seperti itu pada tahun 2016 silam kepada kakak perempuan saya juga namanya Tinyana, saya sudah punya firasat bahwa kakakku Lilik Armina sudah mau pergi dan pamitan.

Jadi Covid19 ini ternyata pikiran, dimana kita banyak pikiran maka imun dan badan kita akan drop, sulit mau makan nasi, badan lemas, Badan meriang, intinya Jangan banyak pikiran,” Kata Wartawan Berambut Pirang Keputih – putihan ini. Sabtu (31/7/2021).

Ucapan terima kasih kepada RS Mitra Sehat yang telah merawat kakaknya Lilik Armina dari penjemputan, perawatan di Ruangan sampai pemakaman, Frengky mengucapkan banyak – banyak terima kasih. Tak lupa juga ucapan terima kasih kepada warga Para’aman yang sudah ikut Taksiyah ke pemakaman kakak perempuannya.

” Saya ucapkan terima kasih khususnya kepada bapak Imam Hidayat yang sudah menjemput kakak perempuan saya, memberikan pelayanan serta titik akhir pemakaman, dan juga kepada seluruh warga Para’aman terima kasih saya harap jika ada kesalahan kakak saya disengaja atau tidak disengaja saya harap dimaafkan,” Pintanya seraya menutup wawancara ini.

Sedangkan dikonfirmasi via WhatsApp, H. Imam Hidayat membenarkan bahwa warga jalan Diponegoro RT 1 RW 2 atas nama Lilik Armina memang dijemput paksa sebelum menghembuskan nafas terakhirnya tadi malam (30/7/2021).

” Benar, saya bersama tim menjemputnya serta tim Satgas Covid Kecamatan, masih sempat dirawat beberapa hari,sebelum menghembuskan nafas terakhir, saya harap mas Frengky sekeluarga bisa tabah dan sabar semoga kakak perempuannya Khusnul khatimah,” Singkatnya.

(Aisyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *