Kampung Damaran Baru Launching Menjadi Eco Village

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Kampung Damaran Baru yang berada di Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah merupakan daerah kedua di Indonesia mengembakan Kampung Wisata Alam (Eco Village).

Kerja keras, masyarakat Kampung Damaran Baru terutama para perempuannya untuk menjadikan wilayah tersebut menjadi kampung wisata alam, membuahkan hasil yang menggembirakan. Pasalnya secara resmi perizinan kementerian lingkungan hidup telah diterbitkan, dan diserahkan pada Reje Kampung itu.

Damaran Baru menjadi Eco Village adalah dalam rangka peningkatan ekonomi masyarakat kampung tersebut, melalui pengembangan Kampung Wisata Alam (Eco Village) berbasis perlindungan kawasan hutan lindung dengan skema Hutan Desa yang telah di beri izin menteri lingkungan hidup dan kehutanan dengan nomor SK- 9343/MenLHK/PSKL/PKPS/PSLO/11/2019 seluas 251 hektar.

Abdulah Reje Kampung (Kepala Kampung) Damaran Baru, mengatakan terwujudnya Kampung Damaran Baru sebagai Eco Village adalah merupakan kerjakeras masayarakat dan Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (Haka). “Sebutnya. Minggu, 24 November 2019.

Ia juga menuturkan, masayarakat Damaran Baru tergolong masayarakat yang pekerja keras dan gigih. Karena ketika masyarakat didaerah lainnya masih tidur warga Damaran baru, sudah bekerja mengolah tahu untuk di mendistribusikan ke pasar baik ke Kabupaten Aceh Tengah.

” Warga Damaran Baru jam 2 pagi sudah bangun dan bekerja mengolah Tahu untuk di jual, selain baik di Bener Meriah maupun di Aceh Tengah”, sebut Reje Kampung Damaran Baru.

Semenatar itu, Bupati Bener Meriah dalam sambutanya mengatakan, Kampung Damaran Baru yang terletak di bawah kaki Bur Telong adalah merupakan salah satu kawasan rawan bencana alam.

” Beberapa tahun lalu, kampung ini diterjang banjir bandang, akibat perambahan hutan “.

Untuk itu, Dengan dijadikan Kampung Damaran Baru sebagai Eco Village (Kampung Wisata Alam), pemerintah kampung harus menjaga dan merawan kawasan ini.

” Tidak cukup hanya sekedar serimoni, tetapi lebih dari itu harus melestarikan dan menjaga ekosistem kawasan hutan lindung ini dengan tidak menebang pohon “, Tegas Tgk. H. Sarkawi.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu meminta pererintah Kampung Damaran Baru untuk mempersiapkan segela sesuatu yang dibutuhkan untuk menunjang Eco Village termasuk kebutuhan modal usaha guna kesejahteraan masyarakat.

” Mumpung ibu Dyah Erti Idawati istri Plt. telah menyatakan kesediaannya dalam membatu baik modal maupun menata kampung ini menjadi lebih indah dan baik “. Tutur Tgk. H. Sarkawi.

Sebelumya, Istri Plt. Gubernur Provinsi Aceh Dyah Erti Idawati mengatakan kekaguamanya dengan Kampung Damaran Baru yang berada di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah, pasalnya kampung tersebut sangat potensial dijadikan Desa Wisata.

Dyah, juga menyampaikan kesediaanya untuk memberikan modal kepada masyarakat pelaku usaha di Kampung tersebut. Bahkan Dosen Arsitektur itu menyatakan kesedianya untuk mengarsitiki menata Damaran Baru semakin tertata dan indah. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *