Kampung Sumber Jaya Akan Wakili Kabupaten Bener Meriah Ikuti Lomba Kampung Tingkat Provinsi Aceh

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Kampung Sumber Jaya Kecamatan Timang Gajah, akan mewakili 232 Kampung yang ada di Kabupaten Bener Meriah untuk mengikuti lomba Kampung terbaik tingkat Provinsi Aceh.

Terpilihnya Kampung Sumber Jaya sebagai perwakilan Kabupaten Bener Meriah, untuk mengikuti berlomba memperebutkan predikat Kampung terbaik pada tingkat Provinsi Aceh, setelah kampung tersebut terpilih menjadi peringkat pertama dari hasil evaluasi tingkat Kabupaten Bener Meriah. Hal itu di ungkapkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Bener Meriah Drh. Sofyan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Senin, 13 Mei 2019.

Lanjutnya, kita berharap Kampung Sumber Jaya Kecamatan Timang Gajah dapat meraih hasil yang maksimal dan dapat berjaya pada tingkat Provinsi Aceh nantinya. “Pinta Sofyan.

Hal senada juga disampaikan Surip Marsikin Sekretaris DPMK Bener Meriah, menurutnya dari hasil evaluasi dan verifikasi yang dilakukan tim penilai, Kampung Sumber Jaya pantas meraih juara I dan berhak mewakili Bener Meriah untuk berlomba pada level Provinsi.

Tambahnya, Penilan terhadap 6 kampung terbaik di Bener Meriah sangat objektif, karena tim penilai bukan saja dari DPMK tapi melainkan dari unsur Dinas Kesehatan, MAA, Pendidikan, PKK dan BPBD. “Sebutnya.

Adapun hal yang dinilai, sambung Surip Marsikin, dari segi pemerintahannya, kelembagaan desa, pemberdayaan dan produk unggulan. “Terang Sekretaris DPMK itu.

Katanya lagi, sebelumnya masing-masing kecamatan mengirimkan satu Kampung dimana Kabupaten Bener Meriah terdiri dari 10 Kecamatan. Setelah pihaknya melakukan verifikasi ada 6 kampung yang terbaik. Diantaranya Kampung Sumber Jaya, yang berada di Kecamatan Timang Gajah berhasil memperoleh juara 1.

Sementar, kata Surip Marsikin, juara II jatuh pada Desa Suka Makmur Timur Kecamatan Wih Pesam, juara III desa Kerlang dari Kecamatan Syiah Utama. Sedangkan untuk juara harapan I jatuh pada Desa Gajah Putih, Kecamatan Gajah Putih, harapan II diraih Desa Perdamaian dari Kecamatan Pintu Rime Gayo, dan harapan III Desa Mutiara, Kecamatan Bandar. “Ungkapnya.

” Terkait penilaian itu sendiri, terang Surip, itu mengacu pada Permendagri Nomor 81 Tahun 2015, “ujarnya.

Surip mengatakan lagi, dalam persiang ditingkat provinsi tentunya jauh lebih berat karena yang mengikuti perlombaan adalah merupakan kampung – kampung yang terbaik pilihan masing – masing Kabupaten.

” Kendati persaingan jauh akan lebih berat, namun kita oftimis dapat meraih perestasi. Paling tidak berada pada peringkat ke 3, “tukasnya. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *