Kapolres Situbondo Bersama Dandim 0823 Pimpin Pengamanan Aksi Demo HMI di Kantor DPRD

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH bersama Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa SE MI Pol memimpin pengamanan aksi unjuk rasa. (imam)

 

Mutiaraindotv.com(Kabupaten Situbondo – Jawa Timur)-
Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH bersama Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf Akhmad Juni Toa SE MI Pol memimpin pengamanan aksi Demonstrasi damai Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bondowoso – Situbondo didepan kantor DPRD Situbondo, Kamis (26/9/2019) siang.

Sebelum aksi, Puluhan mahasiswa HMI Cabang Bondowoso – Situbondo melakukan longmarch dikawal Patwal Polres Situbondo dengan rute GOR Baluran Situbondo menuju Jalan PB Sudirman kemudian melewati Simpang 4 Sarworini dilajutkan menuju Jalan WR Supratman hingga di depan Kantor DPRD Kabupaten Situbondo.

Dalam aksi tersebut, para Mahasiswa HMI ditemui langsung oleh perwakilan anggota DPRD Situbondo dan membacakan tuntuntan serta membacakan petisi yang diberikan oleh Peserta Aksi dan menandatangani petisi tersebut.

Petisi yang isinya tentang Mosi tidak percaya DPRD Kabupaten Situbondo dengan Kebijakan DPR Pusat sehubungan dengan disahkannya UU KPK pada tanggal 17 September 2019.

Pelaksanaan aksi demonstrasi berlangsung aman, Mahasiswa sempat membakar keranda yang dibawa namun berhasil dipadamkan dengan cepat oleh personil Dalmas.

Kapolres Situbondo Ajun Komisaris Besar Polisi Awan Hariono saat diwawancarai beberapa awak media mengatakan, personel yang diterjunkan menyesuaikan dari jumlah peserta aksi.

Selain melibatkan personel dari berbagai satuan dan polwan tadi, polres juga melibatkan polsek jajaran.

“Kami sesuai SOP dalam mengamankan aksi demo mahasiswa HMI ini, sehingga untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, kami juga menyiagakan satu unit mobil water cannon,”ujar AKBP Awan Hariono.

Menurut Kapolres, pihaknya bersyukur dalam aksi demo ratusan mahasiswa berjalan damai. Tuntutan mahasiswa pun langsung direspon oleh ketua DPRD Kabupaten Situbondo.

”Sehingga begitu selesai menyampaikan tuntutannya, ratusan mahasiswa langsung membubarkan diri,” pungkasnya. (imam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *