Kapolres Situbondo Sampaikan Inmendagri No 5 Tahun 2022 Harus jadi Pedoman Kegiatan Masyarakat

Mutiaraindotv.com, Situbondo – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rencana kegiatan masyarakat memperingati Harlah NU ke-96 dan juga pengajian Sholawat Bhenning yang berlangsung di ruang Intellegence Room (IR) Pemkab Situbondo, Jl. PB. Sudirman No.01, Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo kota, Kabupaten Situbondo, Jum’at (28/1/2022)


Hadir dalam rakor tersebut, Bupati Situbondo Drs.H.Karna Suswandi M.M., Kapolres Situbondo AKBP Dr. Andi Sinjaya, S.H, S.I.K, M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Drs.H.Syaifullah, M.M., Wakapolres Kompol Pujiarto, SH., Kasdim 0823 Mayor Inf. Sampak, S.Ag., Asisten I Pemkab Kholil, S.P., M.P., Kabag Humas Agung Wintoro, S.STP., M.Si., Kepala Diskominfosan, Dadang Aries Bintoro, S.Sos. M.Si., Kasat Pol PP Buchari, S.E.T., Kepala Dinas terkait, Kepala Pelaksana BPBD Drs. Ec. Zainul Arifin, M.Si., Forkopimka Situbondo, Kasi Bimais Kemenag Rif’an Junaidi, S.Ag., Wakil Ketua Tanfidziah PCNU Situbondo Sofwan Hadi beserta pengurus dan Ketua Panitia SSC (Situbondo Sound Community) H. Marzuki.

Bupati Situbondo Drs.H.Karna Suswandi,M.M, menyampaikan, bahwa kondisi saat ini masih pandemi Covid-19 terlebih penyebaran varian Omicron dimulai dari awal Januari dan diperkirakan puncaknya pada bulan Februari dan Maret 2022.

Bupati yang akrab disapa Bung Karna itu meminta pengertian semua pihak terkait kondisi pandemi tersebut untuk pelaksanaan kegiatan masyarakat yang mengundang jumlah banyak orang dilaksanakan di Alun-alun agar dipertimbangkan tempatnya agar tidak menjadi teguran atau sorotan terkait protokol kesehatan (Prokes).

“ Mohon untuk kegiatan masyarakat tetap dilaksanakan namun secara terbatas, untuk kebaikan bersama termasuk jamaah dan para tokoh-tokoh agama yang hadir, “kata Bung Karna.

Sependapat dengan Bupati, Kapolres Situbondo, AKBP Dr. Andi Sinjaya, S.H, S.I.K, M.H menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan Pemerintah dalam hal ini Pemkab Situbondo adalah untuk kebaikan seluruh masyarakat Situbondo.

Lebih lanjut, AKBP Dr. Andi Sinjaya, S.H, S.I.K, M.H mengatakan, sesuai Instruksi Inmendagri Nomor 5 tahun 2022 untuk kegiatan seni budaya diperbolehkan dilaksanakan sesuai ketentuan dengan kapasitas maksimal 50% dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“ Aturan-aturan yang telah ditetapkan Pemerintah hendaknya dipatuhi bersama karena untuk kebaikan, terlebih penyebaran Omicron saat ini semakin banyak dan juga pencapaian vaksinasi di Situbondo yang masih rendah. Sehingga apabila ada kegiatan masyarakat bisa dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan juga vaksinasi, “imbuhnya

Setelah mendengarkan masukan dari Forkopimda, pihak panitia pelaksana kegiatan masyarakat yakni Harlah NU ke-96 dan juga pengajian Sholawat Bhenning akan memenuhi ketentuan yang berlaku dimasa pandemi Covid-19.

” Baik dalam hal tempat atau lokasi maupun jumlah jamaah yang hadir akan dibatasi serta wajib menerapkan protokol kesehatan, “pungkasnya. (Syam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *