Kapolsek Situbondo Kota Berikan Himbauan Pada Solupir – Supir Mobil Dump Truck Nakal

 

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Diduga pemicu sering terjadinya kecelakaan lalu lintas di wilayah Jalan Raya Kalibagor arah Bondowoso, dan sekitarnya yang diakibatkan oleh iring – iringan puluhan Mobil Damp Truck pengangkut tanah urugan hasil pertambangan galian C sering tumpah berceceran di badan jalan, perlu adanya pendekatan antara Polri dan para supir – supir Mobik Damp Truck.

Menindak lanjuti arahan pimpinannya, Kapolsek Situbondo Kota Iptu Budiarto SH untuk memberikan penyuluhan dan himbauan terhadap supir – supir Mobuk Dump Truck, yang setiap hari melewati jalur Pantura dan jalur Selatan Desa Kalibagor, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbindo, Provinsi Jawa Timur yang parkir di pingir – pingir jalan. Senin, 14 Juni 2021 siang.

Oleh karena itu pada kesempatan para supir Mobil Dump Truck tersebut, sedang parkir memasang terpal Mobil Dump Truck didepan pintu masuk area salah satu pertambangan yang terletak di Desa Kotakan.

Kapolsek Situbondo Kota Iptu Budiarto SH, yang kebetulan sedang melaksanakan patroli menghampiri dan memberikan himbauan kepada para supir Mobil Dam Truck.

Dalam himbauannya Kapolsek Situbondo Kota Iptu Budiarto SH memberikan himbauan dan penyuluhan agar dalam mengemudi kendaraannya selalu waspada dan hati – hati, mengingat jalur jalan nasional arah Bondowoso, serta arus lalu lintas pada jam aktifitas masyarakat selalu ramai.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Stubondo Kota Iptu Budiarto SH juga memberikan himbauan agar penutup terpal pada bak Mobik Dump Truck benar – benar tertutup rapi sehingga tidak menimbulkan debu maupun kerikil halus beterbangan kemana – mana.

Kapolsek Situbondo Kota, Iptu Budiarto SH.

” Diwaktu itu ada salah satu sopir yang baru keluar dari area pertambangan dan terpal Mobil Dunp Trucknya tidak rapi, sehingga kami langsung meminta supir Mobil Dump Truk tersebut untuk mengganti terpalnya, agar tidak berceceran dimana – mana. “Ungkapnya.

Setelah selesai mengganti terpalnya para supir melanjutkan perjalanannya, dan Kapolsek Iptu Budiarto berpamitan untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dump truk pengangkut hasil galian C, menuai sorotan warga pemakai Jalan Raya Situbondo. Maklum, selain banyak yang tidak dilengkapi penutup hingga berdampak pada tumpahnya matrial ke jalan, laju kendaraan juga dinilai mengurangi kelancaran arus lalu lintas.

Bahkan, selain berdampak pada berhamburannya muatan di jalan, kondisi jalan pun juga terkesan kotor. Termasuk, berdebu karena matrial.

Seorang pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas di Jalan Raya depan Mako Polsek Situbondo Kota Kalibagor arah Bondowoso, Riyan (38 Tahun), mengatakan bahwa dirinya atau kendaraan lain, menjaga jarak ketika bertemu dengan Mobil Dump Truk pengangkut galian C.

Masalahnya, selain matrial banyak yang jatuh dan beresiko terhadap pengendara seperti sepeda motor, debu juga mengganggu pandangan sepeda motor.

“Kalau saya, pasti debu dan matrial yang berserakan di jalan. Karena sepeda motor, butuh keseimbangan. Saya berharap, pihak terkait supaya menertibkan dan memberikan tindakan bagi sopir dump truk yang nakal tersebut. Soalnya, ini meresahkan masyarakat dan mengganggu pandangan pengendara lainnya. ”Ujar Riyan.

Keterangan tidak jauh berbeda, disampaikan warga sekitar Jalan Raya Kalibagor, Kecamatan Situbondo Kota, Hotim (53 Tahun). Pihaknya mengeluhkan dengan adanya bercecernya tanah urug yang bercampur pasir batu di depan rumahnya.

Sebab, akan membahayakan keselamatan bagi pengendara yang melewati maupun rumah warga yang ada di pinggir Jalan Raya Kotakan – Kalibagor arah Bondowoso.

“Harapannya, ada penindakan terhadap para supir Mobil Dump Truk pengangkut tanah urug bercampur pasir hasil pertambangan galian C yang lalai menutupi bak truck dengan baik atau tidak rapi,” imbuhnya.

Pantauan Wartawan Media MutiaraindoTV, kebanyakan puluhan dump truk tidak berupaya untuk menutup matrial muatan dengan terpal. Seperti halnya, aktivitas Mobil Dump Truck pengangkut tanah urug yang melewati jalan arah dari Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo.

Tanah urug galian C yang ditambang di wilayah perbukitan di wilayah Kecamatan Situbondo Kota itu, diangkut melewati ke Jalan Raya Situbondo – Bondowoso. Sepanjang jalan, tanah urug bercampur kerikil selalu berjatuhan di jalan.

Kepala Dishub Kabupaten Situbondo, Drs. Tulus Prijatmadji, mengatakan bahwa pihaknya sudah seringkali memberikan surat edaran dan peringatan kepada para supir maupun pengusaha angkutan matrial. Tujuannya, supaya menutup bak Mobil Dump Trucknya, apabila memuat pasir, tanah urug maupun kerikil.

“Sudah sering kami mengingatkan mereka, agar menutup bak Mobik Dump Truck kalau muat material agar tidak tumpah dan berceceran di jalan. Karena sangat membahayakan pengendara lainnya,” ujar Kepala Dishub. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *