Kasat Lantas Polres Bener Meriah : “Alhamdulilah Bener Meriah Masuk Rengking 10 Besar Dalam Operasi Zebra Rencong 2019 Di Wilayah Polda Aceh”

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Setelah usai melakukan Operasi Zebra Rencong 2019 yang di gelar selama 14 hari, terhitung dari tangal 23 Oktober hingga 5 November 2019. Jajaran Polisi Lalulintas Polres Bener Meriah mengelar konfrensi pers terkait jumlah kendaraan yang terjaring rajia Operasi Zebra Rencong 2019, acara yang berlangsung di ruang Kabaq Ops Polres Bener Meriah. Kamis, 07 November 2019.

Dalam Penjelasan Kapolres Bener Meriah, AKBP, Siswoyo Adi Wijaya S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Bener Meriah, AKP Syabirin SH., M.Si, yang didampingi Kasubaq Bin Ops Syamsudin menjelaskan, “alhamdulah Kepolisi Lalulintas Polres Bener Meriah berhasil masuk dalam urutan 10 besar dalam Operasi Zebra Rencong 2019. Angka itu dari jumlah 23 Kabupaten yang ada di Lingkup Polda Provinsi Aceh”. Ucap Kasat Lantas Polres Bener Meriah, Akp Syabirin.

Lebih lanjut Syabirin menjelaskan, “ada beberapa perbandingan jika kita lihat data dari Tahun 2018 ke Tahun 2019 dan stukur Alhamdulilah tingkat kesadaran masyarakat kita sudah mulai tinggi. Hal itu dibuktikan dengan jenis pelangaran yang terjadi selama berlangsungnya Operasi Zebra Rencong 2019”. Kata Kasat Lantas.

Dalam perbandingan pelanggaran lalu lintas yang di tilang antara Tahun 2018 sebanyak 463 kasus pelanggaran, sementara Tahun 2019 menurun menjadi 446, jadi turun 4%. Disini kita melihat masyarakat Bener Meriah sudah mematuhi peraturan, “kata Kasat Lantas.

“Data singkronnya untuk pelanggaran surat menyurat dengan kendaraan roda 2 Tahun 2018 sebanyak 132, sedangkan Tahun 2019 meningkat sebanyak 177 kasus pelanggaran menjadi 100% “. Sebut Akp Syabirin.

Terkait pelanggaran lalulintas sepeda motor yang tidak menggunakan helm atau SNI di Tahun 2018 sebanyak 70 kasus, Tahun 2019 mencapai 86 kasus, dengan ini pelanggaran naik menjadi 23% kasus.

“Hal ini setelah terjaring Operasi Zebra Rencong 2019, alasan dari para pengendara kepada pihak Lantas, tidak memakai helm. Dikarenakan jarak tempuh dekat, sehingga lupa menggunakan helm juga mau kebun”. Sebut Kasat Lantas.

” selanjutnya pelanggaran untuk roda 4 di Tahun 2018 sebanyak 103 dan 2019 mencapai 111 pelanggaran, naik menjadi 33%, dengan kasus melawan arus 2 dan di Tahun 2019 nihil, yang artinya menurun menjadi 0%, mempergunakan HP saat mengemudi Tahun 2018, 1 kasus di Tahun 2019 nihil”.

” Untuk pelanggaran yang tidak menggunakan Safety Belt (Sabuk Pengaman) Tahun 2018 berjumlah 155 kasus pelanggaran, dan di Tahun 2019 menjadi 63 kasus, berarti menurun 50%”. Jelas Akp Syabirin.

Barang bukti yang disita berbentuk SIM untuk Tahun 2018 sebanyak 267 lembar, di Tahun 2019 berjumlah 202, dan STNK di Tahun 2018 berjumlah 166 buah, si Tahun 2019 sebanyak 185 lembar, Tahun 2018 turun 24% dan di Tahun 2019 naik 11%”.

“Jumlah kenderaan yang ditahan oleh pihak Lantas Polres Bener Meriah, Tahun 2018 sebanyak 30 unit, sedangkan di Tahun 2019 berjumlah 59 unit”. Ungkap Kasat Lantas Polres Bener Meriah AKP Syabirin SH., M.Si.

Sementara itu Kasat lantas Polres Bener Meriah AKP Syabirin SH., M.Si juga mengucapkan ucapan terima kasih kepada seluruh Rekan – Rekan Media, yang mana menurutnya telah banyak membantu dalam mempublikasikan dan menyebarluaskan informasi tentang keselamatan dalam berkendara. (Pujo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *