Kasdim 0406/MLM Bacakan Amanat Paglima TNI, Upacara HUT TNI Ke 74 Tahun 2019

Mutiaraindotv, Kodim 0406/MLM – Kota Lubuklinggau, di puncak Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 74, yang  jatuh pada hari Sabtu, 05 Oktober 2019. Kodim 0406/MLM, melaksanakan Upacara Peringatan HUT TNI ke-74 tahun di Lapangan Makodim 0406/MLM, Jalan Garuda No.1, Kelurahan Tanjung Indah, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuk Linggau. Sabtu, 05 Oktober 2019.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam Amanatnya yang dibacakan Kepala Staf Kodim 0406/MLM, Mayor Inf B. Hutauruk, Selaku Inspektur Upacara, menyampaikan Rasa Bangganya terhadap seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil TNI.” Saya bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI, yang telah menunjukkan Profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan Rakyat, Bangsa dan Negara. Saya yakin keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga Bangga terhadap Profesionalitas TNI-nya. Hal itu harus disyukuri, sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema di HUT TNI ke 74 tahun  adalah “ TNI Profesional Kebanggaan Rakyat “, ungkap Panglima.Pada kesempatan ini pula, selaku Panglima TNI dan atas nama seluruh Prajurit, PNS TNI beserta keluarga besar TNI, saya ucapkan Rasa Hormat dan Bela Sungkawa yang mendalam atas gugurnya Prajurit – prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas Negara. ” Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi Keikhlasan dan Kesabaran, Pesan Panglima.

Sebagai alat Negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

Hal ini telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Konsep-konsep inilah yang telah mengaburkan Filosofi Perang Konvensional dengan menggeser dimensi waktu. Karena Perang – perang tersebut terjadi di masa damai, ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat dan ancaman Militer dan Nir Militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya.” Menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan Postur TNI Ideal yang dibangun sesuai kebijakan Pertahanan Negara yang disusun dengan memperhatikan Kondisi Geografis Indonesia. Sebagai Negara Kepulauan, Pembangunan Postur TNI meliputi :

  1. Pembangunan Kekuatan,
  2. Pembinaan Kemampuan dan
  3. Gelar Kekuatan TNI.

Dalam rangka Pembangunan Kekuatan TNI, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 sampai dengan 2019, yaitu ;

  1. Pembentukan Divisi Infanteri-3/ Kostrad,
  2. Koarmada III,
  3. Koopsau III dan
  4. Pasmar-3 Korps Marinir.

Yang di bentuk Kekuatan pada tanggal 11 Mei 2018, guna menghadapi Trouble Spot di wilayah Indonesia bagian Timur, yaitu :

  1. Pembentukan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna, pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai Pangkalan Aju bagi Unsur-unsur TNI yang Beroperasi di wilayah Utara Indonesia,
  2. Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI, pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan Operasi Khusus guna menyelamatkan kepentingan Nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI, dan
  3. Pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III, pada tanggal 27 September 2019 untuk menyelenggarakan Kampanye Militer, Operasi Gabungan dan Operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI harus Bahu – membahu dan Bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya, dalam berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan Energi yang luar biasa bagi Kemajuan Bangsa. Untuk itu, saya akan memberikan penekanan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas. Untuk itu dipedomani dan dilaksanakan, sebagai berikut :

  1. Pertama, Perkokoh Iman,
  2. Kedua Takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta
  3. Keyiga Luaskan Hati untuk terus Beribadah, karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri.

(Pendim 0406/MLM).

editor ” Awi Kaperwil Sum Sel “

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *