Kasus Pemanfaatan Dana Desa Tahun 2016 – 2017 Di Desa Wih Sagi Indah, Kecamatan Silih Nara Mencuat Ke Permukaan

MutiaraindoTV, Kabupaten Aceh Tengah – Aceh. Diduga realisasi pembangunan dan dana usulan perencanaan pembangunan kegiatan kampung, syarat penyelewengan anggaran dana berbau fiktif. Hal itu diutarakan Jalaluddin warga Desa Wih Sagi Indah, didampingi sejumlah perwakilan masyarakat setempat kepada media ini. Selasa, 14 Agustus 2018.

Muksim selaku Reje Kampung Wih Sagi Indah telah mengelapkan sebagian besar Dana Desa (DD), yang tidak sesuai peruntukanya dengan bukti otentik usulan pembangunan fisik bangunan. Maupun agenda kegiatan kampung mayoritas bentuk fisik pembangunan desa fiktif, tidak sesuai dengan usulan dalam dokumen qanun kampung Tahun 2016 – 2017. Selain itu telah terjadi pemalsuan tandatangan daftar hadir dalam musyawarah perencanakan pembangunan APBK, “ungkapnya.

Jalalluddin juga menambahkan, realisasi Dana Desa (DD) dikampung kami sebagian besar fiktif. Ada biaya pembangunan jembatan di Pelunin di Tahun 2017, tapi jembatannya hingga kini tidak ada. Kemudian jalan terobos, serta lanjutan pembangunan jalan perkebunan di Pelunin dengan volume 600 meter dengan biaya Rp. 126.600.000.- juga belum jelas. Selanjutnya pembangunan Gedung Serba Guna (GSB) Tahun 2016, dengan rencana usulan dana sebesar Rp. 195.000.000 juga berbau fiktif. “Jelasnya.

Kemudian jalan terobos menuju tempat pemakaman umum TPU dengan volume 300 meter dengan nilai angaran sebesar Rp. 46.391.000,-,  namun juga tidak mencukupi volumenya. Anehnya lagi di asbun ada rencana pembangunan jalan lingkungan kampung, tapi malah dibangun di Kampung Wihni Bakong. Apa bisa demikian, selain itu sejumlah persoalan lainnya.

Seperti pengerjaan jalan lingkungan sampai saat ini kerap dipertanyakan di kalangan masyarakat Desa Wih Sagi Indah, dan kami juga sudah sudah melaporkan hal tersebut ke komisi A DPRK Kabupaten Aceh Tengah. Kami sebagai warga berharap semuanya dapat di usut hingga tidak ada lagi keraguan, serta dapat di terima masyarakat Desa Sih Sagi indah. “Tutur Jamalluddin mengakhiri.

Sementara itu Reje Kampung Wih Sagi Indah Muhsim secara tertulis membantah, dugaan penyalah gunaan angaran dana APBK Tahun 2016 – 2017 laparan Jamalluddin itu fitnah. Tidak mungkin begitu banyak program desa yang tidak jelas, hal ini dibuktikan dengan tidak adanya temuan apapun dari tim pengawas kegiatan. Maupun dari inspetorat Kabupaten Aceh Tengah, tentang pelaksaan kegiatan Dana Desa (DD), “jelas Muhsim.

Sejauh ini setiap pelaksanaan kegiatan, selain mengunakan papan nama juga. Kami dari pihak desa melibatkan masyarakat Kampung Wih Sagi Indah, dalam pengerjaan secara suwadaya dan tidak ada tidak ada usulan perencanakaan kegiatan Kampung Wih Sagi Indah. Yang dilaksakan di luar ketidak wajaran, “ucap Muhsim menjelaskan. (Pujo Prayetno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *