KCD Wilayah III Menanggapi Bangunan SMAN 1 Cibitung Serta Merekapitulasi Seluruh Data Kondisi Bangunan Sekolah SMA, SMK

oleh -15 views

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Wilayah Kecamatan Cibitung kerap setiap musim hujan selalu banjir terutama diwilayah Perumahan Villa Mutiara Jaya Desa Wanajaya, yang selalu jadi sorotan jika musim hujan datang.

” Khususnya yang dekat dengan kali sadang Pasar Rengas, dampaknya bukan rumah warga saja yang kedampak banjir. Akan tetapi Sekolah SMA Negeri 1 Cibitung  yang sudah menjadi langanan terkena banjir. Selasa, 04 Mei 2021.

Saat awak media mengunjugi Sekolah SMA Negeri 1 Cibitung terlihat bekas banjir, yang telah membuat bangunan rusak parah dan lantai sekolah retak. Bahkan juga taman sekolah yang indah asri kini bukan indah lagi, akan tetapi menjadi amburadul.

Saat awak media meminta keterangan Humas, Nanang akibat apa sekolah ini jadi rusak, beliau menjawab bahwa ini akibat banjir tiap tahun. Banjir ini terjadi sebelum adanya Pembangunan Proyek Jalan Tol. Tahun lalu hanya ketinggian air mencapai satu meter. Dan setelah ada Pembangunan Proyek Jalan Tol, menjadi lebih meningkat banjirnya menjadi sekitaran dua meter, ujarnya.

” Banjir ini disebabkan dari Kali Sadang yang tak mampu menampung debit air, yang menjadikan air sungai meluap. Dan juga disebabkan dengan adanya Proyek Jalan Tol, Air menjadi bebalik arusnya.  Karena sistem penyerapan atau drainasenya tidak dapat menapung banyaknya air, sehingga arus air bebalik ke Kali Sadang dan Sekolah kita.

Kita sangat lelah, karena setiap tahun kena banjir yang berakibatnya sekolah menjadi kotor oleh lumpur. Dan mobiler sekolah rusak parah, seperti ubin sekolah pada terangkat dan taman yang indah untuk keasrian sekolah rusak,  bahkan paling mengerikan binatang masuk sekolah, yaitu ular kobra untung ada Petugas Damkar yang membatu menangkapnya.

” Dan kita sangat menyayangkan alat-alat sekolah menjadi rusak seperti  komputer sekolah sebanyak 42 unit terendam banjir dan anak-anak sekolah tidak lagi bisa  belajar. Yang mengakibatkan sekolah mengalami kerugian sekitar Rp. 1.5 milayar.

” Sejauh ini kita sudah mengusulkan ke Dinas Provinsi Jawa Barat atas keluhan dan musibah sekolah kita yang notabennya tiap tahun kena banjir dan kerusakan sekolah akibat banjir. Dan alhamdulilah pihak Provinsi Jawa Barat merespon dua tahun lalu atas keluhan kita.

Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menyarankan, agar pihak sekolah mencari tanah yang telah dibebaskan, untuk  pemindahan sekolah tersebut. Agar tidak lagi tiap tahun terkena banjir dan kerugian, agar aktivitas belajar tidak terganggu dan murid – murid untuk belajar menuntut ilmu.

” Akan tetapi kita pihak sekolah kesulitan mencari tanah di Daerah Kecamatan Cibitung ini, karena lahan sudah banyak menjadi perumahan. Dan harganya tanah pun mahal, kita sudah tanya ke pihak Desa, ada Tanah kas Desa, jawab pihak Desa. Dan tanah kas Desa tersebut sudah dipakai oleh Sekolah SMA Negeri 2 Cibitung, ungkapnya.

” Kita pihak sekolah hanya pasrah, tetapi kalau memang tidak dapat lahan untuk pergantian sekolah otomatis saya berharap pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, ada solusi lain.  Kalau pun bisa kita minta sekolah ini dijadikan dua lantai atau tiga lantai, agar jika banjir datang tidak merusak fasilitas sekolah “, katanya.

Jika pihak Dinas, dapat memberikan ruangan tiga lantai otomatis, kami pihak sekolah bisa menempatkan komputer dan ruang arsif lainya, agar aman tidak kena air saat banjir. Kepala Cabang  Daerah Provinsi wilayah III, Asep Sudar Sono mengatakan kepada awak media lewat via WhatsApp, bahwasanya kami mengapresiasi temuan dan masukan dari awak media seperti ini.

Sehingga menjadikan bahan kami untuk merencanakan program kedepan,  KCD wilayah III. Yang sedang merekapitulasi berbagai data seluruh Sekolah baik SMA, SMK dan SLB dan data tentang kondisi bangunan. Agar status kepemilikan tanah dan keadaan lingkungan Satdik GTK dan lain – lainnya.

” Setelah mengetahui kondisi real, maka sesuai, kita selesaikan secara bertahap disesuaikan dengan kemampuan Anggaran dan Prioritas, dan untuk Media Mutiaraindotv, kami ucapkan terimakasih “, ujarnya. (Mariam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *