Kebakaran Hanguskan 7 Unit Rumah Dan Satu Jembatan Di HST

Mutiaraindotv, Barabai – Kalimantan Selatan, lagi dan lagi kembali terjadi kebakaran di Hulu Sungai Tengah, kali ini 7 unit Rumah dan satu Jembatan Kayu Ulin hangus terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.10 Wita di Kelurahan Barabai Darat, tepatnya di Jalan M. Ramli Gang Hijrah RT. 016 RW. 005, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rabu, 18 Maret 2020.

Menurut saksi mata sdr. Ahmad, warga Kelurahan Barabain Darat sepulang dari pasar sekitar pukul 12.00 Wita melihat Asap dan Api yang berasal dari rumah sdr mulyadi dan langsung berteriak meminta tolong memanggil warga. Bahwa ada api dan langsung menghubunggi pemadam terdekat untuk minta bantuan memadamkan api, dan tidak lama kemudian pemadam datang.

Kebetulan letak pemadam tidak jauh dari lokasi kebakaran, dan menurut Ahmad saat di TKP api berasal dari salah satu rumah warga yang diduga sementara disebabkan oleh konsleting listrik, terangnnya.Adapun korban musibah kebakaran diantaranya :

  1. Acil Ibus 3 jiwa yaitu Bangunan Kayu terbakar 100%,
  2. Sarifudin 4 jiwa yaitu Bangunan Kayu terbakar 40% (Bagian atap dan Dinding),
  3. Muliadi 5 jiwa yaitu Bangunan Kayu terbakar 100%,
  4. Fadillah 3 jiwa yaitu Bangunan Kayu terbakar 100%,
  5. H. Mahyudin yaitu 1 Bedakan 4 pintu (kosong) bangunan kayu terbakar 100%,
  6. Arbiati 3 jiwa yaitu Bangunan kayu terbakar 10% (Bagian muka rumah), dan
  7. Acil Ibus yaitu 1 Bedakan 2 pintu (kosong) bangunan kayu terbakar 100% dan unit jabatan kayu ulin terbakar 100%.

Api berhasil dipadamkan oleh Barisan BPK Kabupaten Hulu Sungai Tengah sekitar pukul 13.50 Wita.

Dalam rangka meringankan beban warga korban musibah kebakaran Sekda HST Ahmad Tamzil didampingi oleh Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Serda Slamet Buadi, Kalak BPBD HST H. Budhi menyerahkan Bantuan Sembako dan Alat Tidur.

Dengan kejadian tersebut Serda Slamet Buadi, menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih berhati – hati ketika meninggalkan rumah, dan pastikan lampu yang tidak digunakan agar dipadamkan. Dan merapikan jaringan listrik agar tidak terjadi musibah serupa, tegasnya. (Pendim 1002).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *