Kehadiran Tripikor Polda Sumsel, Ditunggu OPD MUBA Terkait APBD 2022

Mutiaraindotv – Kota Sekayu_Kabupaten Musi Banyuasin, Terkait surat klarifikasi secara resmi sesuai dengan data APBD 2022 di jajaran Dinas Perangkat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, yang mana perjalan dalam penggunaan anggaran APBD harus dikaji ulang karena banyaknya pembayaran biaya honor setiap bidang serta biaya pembayaran honorer melebihi jumlah pegawai ASN dilingkungan Pemkab Muba.

Menyikapi hal tersebut manajemen Mutiaraindotv melayangkan surat ke 20 Dinas yang ada dilingkungan Pemerintah Daerah Musi Banyuasin, untuk memastikan kebenaran data yang diterima oleh Tim Mutiaraindotv. Dengan no.001-020/Klarifikasi/2023, tertanggal 19 November dan 01 Desember 2023, terkait penggunaan APBD yang dianggap adanya indikasi dugaan korupsi.

Untuk memastikan kebenaran dari penggunaan APBD dan APBD-P 2022, berdasarkan Perbub Muba No. 20 Tahun 2022, tentang Perubahan atas Perbub Muba No. 241 Tahun 2021, tentang Penjabaran APBD 2022, yang ditetapkan di Sekayu tanggal 25 Maret 2022 ditandangani PJ Bupati Beni dan Sekda Muba M.Apriyadi, dengan total APBD 2022, sebelum perubahan sebesar Rp. 3.254.005.733.000,- dan setelan Perubahan sebesar Rp. 3.799.525.185.877,-. Dikarenakan kami melihat dan mengecek per jajaran OPD banyak dana digunakan hanya untuk pembayaran honor dan belanja jasa serta pengadaan yang sangat rentan dengan indikasi dugaan korupsi.

Namun tim mutiaraindotv tetap melakukan koordinasi terus untuk mendapatkan jawaban dari jajaran 20 OPD yang ada di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Musi Banyuasin. Hasilnya tak ada satupun dinas yang menjawab dari pertanyaan anggaran yang ada disetiap dinas. Menyikapi hal diatas kami terus berupaya untuk selalu berkomunikasi melalui kru yang bertugas disana. Akan tetapi hasil jawaban dari Staf atau Pegawai disana surat ada di Meja Kepala Dinas dan Kepala Dinas nya masih Dinas Luar, katanya ke Kru MITV.

Padahal kita tau sendiri sudah berapa banyak kasus di Musi Banyuasin tertangkap tangan oleh KPK, dalam penggunaan APBD, kenapa pihak APH yang ada disana lambat respect setiap adanya laporan dugaan korupsi oleh lembaga swadaya masyarakat di sana. Maka dari itu Tim Mutiaraindotv berharap kepada Polda Sumsel untuk menindaklanjuti terkait permasalahan yang terjadi di Musi Banyuasin. (Tim).

Check Also

Operasi Miras, Samapta Polres Situbondo Sita 4 Botol Bir Bintang Dan 8 Botol Anggur Merah

Mutiaraindotv.com, SITUBONDO, JAWA TIMUR – Samapta Polres Situbondo Polda Jatim melaksanakan penertiban peredaran minuman keras …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *