Kepala BPKAD Bungkam Terkait Dana Reward Tahap 1 – II Sebesar 29 M, Siapa Penerima Dan Besarannya

Mutiaraindotv, Kabupaten Musi Rawas – Provinsi Sumatera Selatan,  Pemerintah Pusat melalui Kementrian Keuangan Republik Indonesia secara resmi memberikan Reward Tahap I dan Tahap II kepada Daerah baik Provinsi, Kabupaten/Kota yang dinilai berkinerja terbaik dalam penanganan Covid- 19.

Ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia, No. 87/ PMK.07/2020, tentang Pengelolaan dana insentif daerah tahun anggaran 2020, terkait Anggaran Reward dari Pemerintah Pusat berupa Dana Insentif Daerah (DID). Bahwa DID adalah Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional yang diberikan kepada Daerah tertentu. Berdasarkan indikator tertentu melalui Pemberian Insentif bagi Pemerintah Daerah yang berkinerja baik dalam Penanganan Pademi Covid- 19.

Reward yang diterima pemkab Mura, yang mana tahap I Sebesar Rp. 14.940.590.000, dan tahap II sebesar Rp. 14.163.256.000, yang diberikan langsung oleh Pemerintah Pusat atas Kinerja Bupati Mura H. Hendra Gunawan dan jajarannya yang dianggap sangat baik dalam Penanganan Covid- 19 dibuoan September 2020.

Namun sangat disayangkan Dana Reward untuk Pemulihan Ekonomi pasca Penangan Covid- 19 tersebut enta digunakan untuk apa. Berapa OPD terkait yang menerima dan besarannya, terlibat langsung dalam Pemulihan Ekonomi atas keberhasilan penanganan Covid- 19.

Hasil konfirmasi ke beberapa OPD terkait yang terlibat langsung dalam penanganan dan pemulihan ekonomi di Pademi Covid- 19, di Kabupaten Musi Rawas ini mengatakan ke Mutiaraindotv tertanggal 03 Juni 2021 bahwa kami tidak perna tau dan belum perna diminta apalagi untuk mengajukan ke BPKAD untuk permintaan dana Reward yang telah di dapatkan Pemkab Mura di tahun 2020 tersebut.

Karena dana penanganan Covid- 19 yang dianggarkan Pemkab Mura saja ditahun 2020 sebesar Rp. 133.374.508.880 yang terbagi 3 tahap yaitu :

  1. Tahap 1 Sebesar Rp. 4.500.000.000, (Dinas RS Sobirin, Dinkes, RS Muara Beliti, BPBD, Dinsos, 19 Puskesmas dan 14 Kecamatan),
  2. Tahap II Sebesar Rp. 87.174.508.880, (OPD Penerima RS Sobirin, Dinkes, Satpol PP dan Damkar, Disprindak, Diskop UKM, Dinas Pertanian dan Peternakan, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PUCKTRP, serta Dinsos, Dishub, DisKominfo, Dispin dan 14 Kecamatan), dan
  3. Tahap III Sebesar Rp. 41.700.000.000, (OPD Penerima BPKAD).

Lanjut penjelasan dari beberapa OPD terkait masalah dana reward menyampaikan jangankan dana reward dana APBD yang dipotong untuk penanganan Covid- 19 ditahun 2020 saja, dari beberapa Dinas yang terlibat penanganan Covid- 19 pun, kami mengembalikan mulai dari Rp. 500 Juta hingga Rp. 700 Juta, setelah di Audit BPK, ucapnya.

Penjelasan Kepala BPKAD Zulkifli melalui pesan WhatsApp ke Tim Mutiaraindotv tertanggal 20 Mei 2021, terkait siapa saja penerima dan besaran dana Reward tersebut, beliau menyampaikan temui Kabid Anggaran, saya egak hapal dan dilanjutkan ke tanggal 31 Mei 2021 dengan pertanyaan yang sama, mengatakan Data di kantor saya egak hapal.

Dan Tim Mutiaraindotv melanjutkan pertanyaan ke Kepala BPKAD dengan masalah yang sama tertanggal 02 Juni 2021, mengatakan hal yang sama ke Kabid Anggaran saja, saya di Palembang. Karena saya egak hapal ke Kabid Anggaran bae.

” Dilanjut ke tanggal 06 Juni 2021 Tim Mutiaraindotv meminta klarifikasi kembali masalah ini beliau menyampaikan jadwal besok Senin padat dari pagi hingga sore “, ujar Kepala BPKAD.

Sedangkan Kabid Anggaran BPKAD Mura Ibu Panda mengatakan ke Tim Mutiaraindotv melalui WhatsApp, tertanggal 31 Mei 2021, bahwa terkait masalah ini tanya langsung ke OPD nya, yang pasti dananya ada di OPD. Dan yang tau realisasinya ya OPD yang menerima berapa dan realisasi, karena kami di Anggaran ngak tau berapa yang di realisasikan. Kalau pun ada masalah mereka sudah di Audit BPK, katanya.

Lanjut Bu Kabid menyampaikan, Intinya Dananya tersebut ada di OPD lah terkait Dana Reward, karena itu tertuang di DPA OPD. Yang dimasukan dalam APBD dan distribusikan langsung ke OPD terkait di tahun 2020, dan masalah realisasi OPD nya yang tau dan berhak menerima untuk apa dana tersebut, ujarnya

Saat Tim Mutiaraindotv mengikuti prosesi Jalannya Pelantikan Pejabat Sekda Mura, dan bertemu Kepala BPKAD Zulkifli, untuk mempertanyakan siapa saja penerima dan besaran anggarannya…?.

” Beliau berkata no koment terkait Dana Reward tersebut. Dikarenakan siapa saja penerima dari dana tersebut saya lupa, jadi kami tidak bisa berkata apa-apa masalah tersebut “, ucap beliau usai menghadiri Pelantikan Pejabat Sekretaris Daerah Mura, di Auditorium Pemkab Mura, Selasa, 08 Juni 2021.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *