Kepala Desa Kalianget Resmi Di Non Aktifkan

Sigit, Camat Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. 

Sigit, Camat Banyuglugur, Kabupaten Situbondo.

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Satu Kepala Desa di Kabupaten Situbondo di non aktifkan Bupati, sebab Kepala Desa Kalianget yang bernama H. Mulyadi sejak menjabat sebagai Kepala Desa selama empat bulan tidak menjalankan tugasnya sebagai Kepala Desa.

Akibatnya, Kepala Desa tersebut oleh Bupati Situbondo H. Dadang Wigiarto SH, telah di non aktifkan sementara. Karena selama menjabat sebagai Kepala Desa Kalianget telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan tanggung jawabnya, sehingga Kepala Desa tersebut layak di non aktifkan.

Keterangan yang berhasil dihimpun Wartawan Media MutiaraindoTV dilapangan, Pemerintah Desa Kalianget hingga saat ini belum menyelesaikan SPj Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD). H. Mulyadi, Kepala Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur sehingga mendapatkan sanksi itu.

Camat Banyuglugur, Sigit lulusan STPDN itu, saat dikonfirmasi saat di wawancarai Wartawan Media MutiaraindoTV mengaku, dirinya sudah membuatkan rekomendasi pemberhentian sementara pada Kepala Desa H. Mulyadi dan rekomendasi tersebut sudah sampai ke tangan Bupati.

“Sudah dibuatkan rekomendasi dari kami,” ujarnya. Rabu, 01 Mei 2019 siang.

Saat ditanya penyebab SPj tidak selesai, Sigit mengaku tidak tahu secara pasti. Kata dia, bahwa Kepala Desa Kalianget memang sudah layak di non aktifkan sementara. Karena Kepala Desa tersebut selama manjalankan tugasnya sebagai Kepala Sesa tidak pernah masuk Kantor selama empat bulan.

” Kepala Desa Kalianget tersebut selain telah melalaikan tugasnya dia juga ada temuan dari BPK terkait adanya dugaan  penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2018, berdasarkan data, yaitu sekitar empat ratus jutaan lebih dan SPjnya tidak selesai, itu saja penyebabnya. “Terangnya.

Camat Sigit mengaku, masalah tersebut telah di lakukan pemeriksaan dan audit yang dilakukan oleh pihak inspektorat Kabupaten Situbondo. Sehingga masalah ini akan berlanjut ke rana hukum, “ungkapnya. (Imam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *