Berita TerbaruNusantara

Kepolisian Daerah Kalbar Mempunyai Cara Tersendiri Dalam Memacu Kinerja Anggotanya

×

Kepolisian Daerah Kalbar Mempunyai Cara Tersendiri Dalam Memacu Kinerja Anggotanya

Sebarkan artikel ini

Mutiara IndoTV, Kota Pontianak – Kalimantan Barat. Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mempunyai cara tersendiri dalam memacu kinerja anggotanya, Bendera Panji Tengkorak dan Jempol diberikan kepada Satker dan Satwil pada setiap pelaksanaan anev kinerja. Seperti Anev bulan April 2018 ini yang dilaksanakan di Graha Khatulistiwa, Mapolda Provinsi Kalimantan Barat. Kamis, (17/05/2018).

Anev tersebut membahas tentang hasil penilaian kinerja Satker atau Satwil jajaran Polda Provinsi Kalimantan Barat, yang disertai dengan penyerahan sepuluh bendera panji berlambang tengkorak dan bendera panji berlambang jempol.

Bendera panji tengkorak melambangkan lemahnya kinerja, dan bendera panji jempol melambangkan prestasi dan kinerja yang baik. Kapolda Provinsi Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Didi Haryono mengatakan, setiap bulan Polda Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan anev kinerja secara rutin. Sebagai fungsi kontrol penilaian kinerja dan pengawasan.

Penghargaan dan hukuman diberikan dalam bentuk bentuk bendera panji tengkorak dan jempol pada saat pelaksanaan Anev, sebagai ketua tim penilaian adalah Irwasda Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Andi Musa.

Hasil penilaian anev bulan April untuk kasus menonjol seperti cubis, curat, curat senpi, curanmor, anirat, dan laka lantas, satwil yang paling mampu dalam mengelola dan mengendalikan Harkamtibmas adalah Polresta Pontianak, sedangkan yang terendah Polres Sekadau.

Begitu juga anev penyelesaian perkara diatas 15% dan tahap II, satker yang tertinggi dalam penyelesaian perkaranya adalah Direktorat Narkoba, sedangkan satker yang terrendah adalah Polres Kapuashulu.

Selain itu Anev Zero Tolerance, yaitu pelanggaran yang dilakukan oleh anggota tertinggi terjadi di Polres Sekadau. Anev Zero Illegal dalam penanganan jumlah kasus tertinggi adalah Polres Sintang, sedangkan yang terendah Polres Sekadau.

Penilaian terhadap penyerapan anggaran sangat penting, untuk membangun sistem penggunaan anggaran dan pelaporan yang akuntabel. “Semua anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya dan cermat dalam pelaporan,  kata Didi Haryono.

 

Anev realisasi penyerapan anggaran tertinggi adalah Satker Direktorat Reserse Kriminal Khusus, sedangkan yang terendah adalah Satker Dit Intelkam.

Bendera Panji Tengkorak dan panji jempol pun disematkan langsung oleh Wakapolda Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Dra. Sri Handayani kepada Kasatker dan Kasatwil untuk di pajang di samping meja kerjanya.

Agar seluruh anggota mengetahui dan menjadi kebanggaan bagi yang berprestasi mendapat bendera panji jempol, dan sebagai pemicu dalam meningkatkan kinerjanya bagi yang mendapat bendera panji tengkorak. (Mia/Yuda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *