Keributan Antara Pelajar SMP Negeri 1 Kalapanunggal Dengan Sekolah Lain

MutiaraindoTV, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat. Telah terjadi tawuran antara sesama pelajar SMP (Sekolah Menegah Pertama), dalam aksi tawuran sesama pelajar ini memakan korban satu pelajar SMP (Sekolah Menegah Pertama) dengan luka akibat sabetan senjata tajam pada bagian lengan sebelah kiri dan luka pada kepala. Rabu, 02 Januari 2019 sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam aksi tawura pelajas sesama SMP (Sekolah Menegah Pertama) ini terjadi di Jalan Raya Cidahu Km. 06, Kampung Bojongpari, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Kapolsek Cidahu Akp Afrizal SH menjelaskan, dari hasil lidik di Tempat Kejadian Perkara terjadinya aksi tawuran pelajar ini. Anggota personil Polsek Cidahu mendapatkan beberapa saksi, yang melihat tawuran sesama pelajar SMP (Sekolah Menegah Pertama). Di antaranya beberapa saksi itu, adalah :

Saksi Pertama

  • Nama : Nuryanto
  • Tempat/Tanggal Lahir : Sukabumi, 06 Mei 1990
  • Pekerjaan : Guru SMP PGRI Cidahu
  • Alamat : Kampung Pasirdoton RT.02/RW. 01 Desa Pasirdoton, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi

Saksi mengamankan satu buah parang dari warga masyarakat atas nama tidak diketahui, kemudian mengamankan
ke sekolah sekitar pukul 12.15 WIB.

Saksi Kedua

  • Nama : Suparlan Alias Kayang
  • Tempat/Tanggal Lahir : Sukabumi, 01 januari 1983
  • Pekerjaan : Buruh Harian Lepas
  • Alamat : Kampung Bojongpari RT. 01/RW. 02 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi

Saksi menerangkan sekitar puk 12.15 WIB, bahwa saksi melihat ada banyak Siswa SMP (Sekolah Menegah Pertama) berkumpul di sekitar sawah, kemudian tidak lama saksi melihat ada 4 orang Siswa SMP (Sekolah Menegah Pertama) seragam putih – putih (Celana Panjang Baju lengan Lendek) mengejar kumpulan Siswa tersebut diatas. Kemudian saksi mengejar dengan maksud melerai dan saksi sempet mengamankan seorang korban pakai sweater warna coklat, dan ke 4 Orang siswa diduga pelaku melarikan diri.

Saksi Ketiga

  • Nama : Mumun
  • Tempat/Tanggal Lahir : Sukabumi, 63 Tahun
  • Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
  • Alamat : Kampung Bojongpari RT. 01/RW. 02 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi

Saksi mengatakan, Saya melihat langsung aksi tawuran sesama pelajar SMP (Sekolah Menegah Pertama), yang mengakibatkan dalam aksi tawuran sesama pelajar SMP (Sekolah Menegah Pertama) ini. Memakan satu orang korban, yang mengalami luka akibat sabetan senjata tajam di lengan sebelah kiri dan luka pada bagian kepala.

“Ucapnya Kapolsek Cidahu Akp Afrizal SH, masih kata Kapolsek menjelakan, terjadinya tawuran antar pelajar SMP Negeri 1 Kalapanunggal dengan sekolah SMP lain (Masih Dalam Lidik). Yang mana awal kejadian, yaitu pada saat SMP Negeri 1 Kalapanunggal berjumlah 18 orang Siswa.

Yang menumpang kendaraan truk dari arah Parungkuda dan kemudian sampai di Cidahu kemudian turun dari truk tersebut. lalu para Siswa SMP (Sekolah Menegah Pertama) berjalan ke pematang sawah yang terletak di Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Para Siswa SMP (Sekolah Menegah Pertama) tersebut sedang beristirahat, kemudian datang 4 (Empat) orang Siswa SMP (Sekolah Menegah Pertama) lainnya yang tidak dikenal menggunakan baju seragam sekolah putih biru 1 orang Siswa, menggunakan seragam sekolah putih abu – abu 2 orang Siswa, dan menggunakan baju bebas 1 orang Siswa.

Ade Heru Setiawan Siswa SMP Negeri 1 Kalapanunggal Yang Jadi Korban Terkena Sabetan Senjata Tajam Pada Lengan Sebelah Kiri Dan Dibagian Kepala, Dalam Aksi Tawuran Sesama Pelajar SMP (Sekolah Menengah Pertama)

 

Dengan membawa senjata tajam berupa cerulit, parang, dan sabit. Dan kemudian menyerang Siswa SMP Negeri 1 Kalapanunggal yang sedang istirahat, yang mengakibatkan salah satu Siswa korban dengan mengalami luka sabetan senjata tajam pada lengan sebelah kiri dan luka pada kepala.

Dengan adanya kejadian tawuran pelajar tersebut korban di bawa pulang oleh tukang ojek yang ada di pertigaan Jalan Desa Bojongpari kerumahnya, yang ditemani oleh 1 orang Siswa di Kalapanunggal. Dan kemudian oleh pihak keluarga langsung di bawa ke Rumah Sakit Sekarwangi Cibadak, sedangkan 16 orang Siswa SMP (Sekolah Menegah Pertama) diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor Cidahu. “Kata Kapolsek Cidahu Afrizal. SH

Sementara orang tua dari korban bernama Ade Heru Setiawan, yang bertempat tinggal di Kampung Suka Mantri RT. 017/RW 007 Desa Kalapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Sukabumi.

Saat saya mendapatkan kabar anak saya menjadi korban pembacokan oleh sekolah lain, saya sangat sok mendengarnya anak saya menjadi korban dalam aksi tawuran tersebut. Dan saya berharap kepada instansi pihak Kepolisian, agar bisa menangkap pelaku. “Tutup orang tua korban Ade heru. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *