Ketua RW di Desa Muktiwari Cibitung Polisikan Tiga RT – nya

Poltak Seven Five Parulian Hutahaean, Ketua RW 24 menunjukan surat Laporan Kepolisian.

 

MutiaraIndoTV.com ( Bekasi)- Tiga orang Ketua RT dan satu sektretaris Rt di Perumahan Pesona Indah Residence, Kampung Ceger, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi dilaporkan ke Polisi oleh Ketua Rukun Wilayah ( RW).

“Saya melaporkan 3 orang Ketua RT dan juga 1 orang sekretaris RT,,” Kata  Poltak Seven Five Parulian Hutahaean, Ketua RW 24 usai membuat laporan di Mapolres Metro Bekasi kepada media,  Rabu (11/1).

” Laporan diterima di SPKT dengan surat tanda terima laporan pengaduan Nomor: LPIB/100/1/2023/SPKT/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya,” kata Poltak Seven Five Parulian Hutahaean.

Poltak Seven Five Parulian Hutahaean adalah Ketua RW 24 diperumahan tersebut dan yang dilaporkan adalah bawahanya, yaitu Ketua RT01, RT 02 dan Ketua RW03.

Sebagai Ketua RW, Poltak Seven Five Parulian Hutahaean, dirinya dianggap terlalu kritis terhadap masalah pembangunan di wilayahnya, selain itu adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan bawahannya ( RT. Red ) itu.

” Saya hanya minta klarifikasi adanya dugaan pungutan liar kepada para ketua RT dilingkungan RW24, ” Tukasnya.

Alih alih, para Ketua RT membuat surat mosi tidak percaya terhadapnya sebagai ketua RW.

“Hanya yang membingungkan saya, surat mosi tidak percaya yang dibuat dengan di lengkapi sejumlah tanda tangan warga RT02 dan  RT 03 khususnya, saya tidak kenal semua,”Beber Poltak Seven Five Parulian Hutahaean.

Selain pencemaran nama baik, ia juga telah melaporkan dugaan pemalsuan data.

“Saya merasa ini akan menjadi suatu rentetan pemalsuan data, termasuk perumahan-perumahan subsidi KPR terkait rekening koran, status pekerjaan (fiktif), dan juga dugaan penipuan yang dilakukan marketing terhadap rumah-rumah cash,” katanya.

Di SPKT, ia juga memberikan sejumlah barang bukti terkait pencemaran nama baik terhadap dirinya.

Barang bukti tersebut yaitu berkas foto copi surat mosi tidak percaya terhadap dirinya. Menurutnya, mosi tidak percaya memuat sangkaan yang tidak berdasar yang sama sekali tidak dilakukannya.

Adapun sangkaan tersebut antara lain dari RT003/RW 024, berbunyi :

1. Hampir di setiap hari perkataannya selalu berkata kasar.
2. Mencontohkan hal yang tidak baik mengajak warganya untuk adu fisik/berantem.

4. Tindakannya tidak patut menjadi tauladan bagi seluruh warganya.

5. Menjadi ketua RW 024 dengan mengintimidasi warga

Sementara dari  RT 001/RW 024, sangkaan tersebut berbunyi :

1. Mengadu domba antara warga beragama muslim dan kristen yang berada di Perumahan Pesona Indah Residence dengan memasang lampu natal di depan pintu gerbang utama Pesona Indah Residence tanpa sepengetahuan warga muslim dan kristen dan tanpa meminta izin kepada pihak ketua RT 001.

2. Serta selalu berkata kasar dan melakukan intimidasi kepada warga.

“Sedangkan selama ini , saya tidak pernah merasa melakukan apa yang telah di sangkklan oleh mereka,” Tuturnya.

” Saya merasa nama baik saya telah dicemarkan dan saya harus mengambil sikap yaitu melaporkan ke Polres Metro Bekasi,” Ujarnya.

Untuk diketahui, tiga ketua RT yang dilaporkan PSF Parulian, diantaranya, RE (ketua RT 001), TT (Plt RT 002), AS (Ketua RT 003) dan IR (Sekretaris RT 001).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *