Klarifikasi Kepala Dinas PRKP dan CK Dinilai Ambigu

Mutiaraindotv.com, BONDOWOSO, JAWA TIMUR – Klarifikasi berita berjudul ‘Proyek Jaling Di Pindah Ke Halaman Rumah Warga’ di media online mutiara indotv. Com, oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKP dan CK) Dr. Hari Cahyono, ST, MM dinilai lucu.

Dalam klarifikasinya, Hari, sapaannya mengatakan, assalamu’alaikum ijin memberikan tanggapan dan penjelasan terkait berita Jalan Lingkungan (Jaling) pada lokasi dimaksud (Desa Lombok Kulon Kecamatan Wonosari).

Lokasi tersebut masih dalam kategoti Jaling dengan pengertian bahwa Jaling adalah jalan lingkungan perumahan permukiman yang memiliki fungsi pelayanan (servis) publik, aksesibilitis serta mengurangi tingkat kumuh lingkungan peerumahan permukiman.

Menurut Ahroji, SH, Bupati LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRa), klarifikasi Hari lucu dan terkesan mengada-ada. Karena dalam UU RI Nomor 38 Tahun 2004 yang dimaksud jalan lingkungan merupakan jalan umum yang ditujukan untuk kendaraan, angkutan lingkungan.

“Jalan lingkungan merupakan
jalan umum yang berfungsi melayani angkutan lingkungan dengan ciri perjalanan jarak dekat, kecepatan rata-rata rendah dan hanya untuk kendaraan-kendaraan kecil,” kata Roji, sapaannya.

Pernyataan tersebut, lanjutnya, sangat bertentangan UU RI Nomor 38 Tahun 2004. Sudah jelas, halaman rumah tidak sama dengan Jaling. Karena halaman rumah hanya bisa digunakan untuk kendaraan yang mempunyai halaman saja, tidak bisa untuk kendaraan masyarakat umum.

Ditambahkan, oleh karen itu, apa yang disampaikan oleh Hari ambigu, tidak bisa membedakan antara Jaling dengan halaman rumah. Proyek pavingisasi di Desa Lombok Kulon itu dibangun di halaman rumah, bukan di jalan umum.

LIRa khawatir, pembangunan Jaling yang salah kaprah itu bernilai politis, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial antar masyarakat. Ini bisa memecah belah persatuan di lokasi proyek tersebut. (sam-zen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *