Kodam XII Tanjungpura Gelar Mobile Training Team, Sigap Menjawab Tuntutan Tugas Jelang Pilkada Serentak 2018

Mutiara IndoTV, Kabupaten Kubu Raya – Kalimantan Barat. Komando Daerah Militer (Kodam) XII Tanjungpura menggelar Mobile Training Team (MTT) Pengetahuan Dasar Intel Bagi Bintara Intelijenz, dan Babinsa Tahun Anggaran 2018 jajaran Kodam XII Tanjungpura diikuti sebanyak 152 peserta. Bertempat di Aula Saidi, Markas Perbekalan dan Angkutan Daerah Militer XII Tanjungpura Jalan Adi Sucipto, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat. Selasa (03/04/2018).

Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Intelijen Kasdam XII Tanjungpura Kolonel Infanteri Hendri Sembiring mengatakan. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dinamika kehidupan yang semakin kompleks pada saat ini, dunia intelijen terus bergerak dan berubah dengan cepat.

“Perubahan kehidupan sosial yang membawa dampak positif, dan negatif mengandung konsekuensi. Bahwa aparat intelijen harus selalu peka mengikuti setiap pergeseran pola interaksi sekecil apapun, dan sigap menjawab tuntutan tugas dengan aktif mengembangkan potensi serta kualitas diri,” ucap Pangdam XII Tanjungpura.

Dikatakan Panglima Kodam XII Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi, kegiatan MTT sangatlah penting. Terutama dalam menyikapi perkembangan situasi, dalam menghadapi Pilkada tahun 2018 dan perkembangan situasi nasional kedepan. Hal ini, untuk memperkuat kemampuan deteksi dini, cegah dini dan ketajaman analisis terhadap situasi yang berkembang di masyarakat.

“Jadi aparat intelijen harus mampu menyajikan data intelijen yang tepat dan valid, sehingga pimpinan dapat segera mengambil langkah yang tepat. Menghadapi segala bentuk ancaman yang akan terjadi,” kata Panglima Kodam XII Tanjungpura.

Sementara itu, aparat intelijen harus memiliki peran sebagai pengumpul keterangan yang memiliki tanggung jawab. Untuk melaporkan dalam setiap perkembangan, situasi yang terjadi dilingkungannya. Semakin akurat informasi dan semakin dini penyampaiannya, maka semakin besar manfaatnya bagi pimpinan untuk mengambil keputusan.

“Untuk aparat intelijen, harus peka dan cepat berikan informasi yang akurat kepada pimpinan tidak ada kata terlambat. Karena bila ada keterlambatan berakibat fatal,” tutup Pangdam XII Tanjungpura dengan lantang dan tegas. (Viky/Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *