Komisi IV DPRD Situbondo Sidak Ke Stadion Gelora Mohammad Saleh

Mutiaraindotv – Situbondo, Kedatangan Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo ke Stadion Gelora Mohammad Saleh untuk memastikan Progres persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan diselenggarakan pada tahun 2022. Dimana pada event tersebut Pemerintah Kabupaten Situbondo ditunjuk selaku Tuan Rumah Porprov dalam pertandingan beberapa Cabang Olahraga (Cabor).

Untuk memastikan dan memaksimalkan persiapan dan pemantapan venue yang akan digunakan untuk pertandingan Porprov tahun 2022 tersebut, Komisi IV DPRD situbondo meninjau pelaksanaan Pembangunan Proyek yang ada di dalam lapangan Sepakbola di Stadion Glora Mohammad Saleh. Kehadiran Komisi IV DPRD disambut langsung oleh Kadis Pariwisata, Hj. Tutik Margitanti, pada hari Jum’at, 17 Desember 2021.

Anggota PKS yang tergabung dalam Fraksi GIS, Lailatil Kutsyiah, mengatakan bahwa setelah Komisi IV DPRD Situbondo melakukan Sidak ke Lapangan Stadion Gelora Mohammad Saleh. Ternyata masih menemukan pekerjaan proyek yaitu Drainase atau Penyerapan Air dan Penimbunan Tanah masih belum bagus.

” Hal ini terbukti ketika beberapa hari hujan airnya masih menggenang dan tanahnya menjadi becek. Ini diakibatkan karena penimbunan tanahnya kurang padat dan tidak rata atau bergelombang.  Sehingga ketika ada hujan airnya tidak mengalir secara lancar ke tempat-tempat serapan air yang sudah disediakan ‘, kata Lailatil Kutsyiah.

Lebih lanjut, Lilik panggilan akrabnya mengatakan bahwa di lapangan sepakbola di Stadion Muhammad Saleh ini ada 4 kegiatan proyek yakni :

  1. Proyek Tribun,
  2. Proyek Drainase,
  3. Proyek Penimbuban dan
  4. Proyek perumputan.

” Setelah Komisi IV DPRD amati kalau dilihat dari progresnya 4 pekerjaan tersebut cukup bagus yaitu diperkirakan sudah mencapai 90%, penyelesaiannya. Namun sayangnya dari ke 4 pekerjaan proyek tersebut belum mencapai 100 persen penyelesaiannya sudah dilakukan pemeriksaan. Ini sebenarnya tidak boleh dilakukan sebelum proses pekerjaan sudah mencapai 100 % “, terang Lailatil Kutsyiah.

Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Situbondo berharap kepada pihak Inspektorat benar-benar memperhatikan persoalan ini. Ketika pekerjaan fisik maupun non fisik belum 100 %, penyelesaiannya jangan diperiksa dulu biar hasil pemeriksaannya valid. Akan tetapi kalau dilihat dalam kontek proses kegiatan pekerjaan proyek ini sudah cukup bagus walaupun masih ada yang perlu diperhatikan terutamanya pekerjaan Drainase dan Penimbunan, terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Situbondo, Lailatil Kutsyiah berharap kepada Dinas Pariwisata sebagai leading sektor dari pelaksanaan kegiatan proyek tersebut, sebelum lapangan sepakbola tersebut digunakan atau sebelum pekerjaan proyek tersebut dibayar 100%. Agar pihak rekanan dari pekerjaan proyek yang kurang bagus tersebut supaya diperbaiki kembali dan dicarikan solusi bagaimanapun caranya. Sehingga ketika di lapangan tersebut ditempati Porprov bisa membawa harum nama baik Kabupaten Situbondo di mata Kabupaten lain di Provinsi Jawa Timur, tuturnya.

” Selain mendatangi Stadion Muhammad Saleh, Komisi IV DPRD Situbondo juga akan mendatangi Vinus-vinus atau tempat-tempat fasilitas sarana prasarana olahraga di masing-masing Cabor. Baik yang sudah dilaksanakan pekerjaannya dalam rangka memaksimalkan persiapan Porprov tahun 2022 di Kabupaten Situbondo “, ujar Lailatil Kutsyiah.

Menurutnya, ketika Komisi IV DPRD Situbondo saat melakukan pengawasan di lapangan sepakbola Stadion Muhammad Saleh sebagai fungsi kontrol DPRD. Disana juga bertemu langsung dengan Inspektorat, apa yang sudah dilakukan Inspektorat itu sudah benar, untuk melakukan monitoring, pengawasan, aksistensi dan pendampingan kepada OPD OPD yang melakukan kegiatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa baik fisik maupun non fisik, imbuh Anggota PKS DPRD Situbondo.

” Artinya Inspektorat ini untuk meminimalisir kegiatan-kegiatan, agar tidak terjadi kesalahan dan temuan- temuan. Sehingga aspek efisiensi, akurasi, dan efektifitas ini terpenuhi “, imbuh Lailatil Kutsyiah.

Kalau semua ini bisa dilakukan ke seluruh OPD OPD yang melakukan kegiatan pengadaan barang dan jasa dengan secara Komperatif oleh Inspektorat Situbondo, maka kesalahan ini tidak akan terjadi. Namun sebaliknya apabila pihak Inspektorat tidak Komperatif, maka akan banyak kesalahan, temuan, dan banyak pihak pihak yang memanfaatkan keuntungan pekerjaan fisik maupun non fisik yang dilakukan oleh para rekanan yang dilaksanakan oleh OPD OPD, imbuhnya.

” Artinya saat ini pihak Inspektorat masih belum secara maksimal melakukan Pengawasan, Pendampingan, Review, dan Aksistensi, dengan benar. Maka dengan itu pihak Komisi IV DPRD Situbondo meminta kepada Inspektorat untuk melakukan tupoksinya secara benar dari awal sampai akhir pekerjaan OPD selesai “.

Kalau ini benar benar di lakukan, maka semua pekerjaan yang sudah selesai dikerjakan maupun dalam proses pekerjaan yang dilaksanakan oleh masing masing OPD. Maka permasalahan dan penyelewengan Insya Allah tidak akan pernah terjadi, pungkas Lailatil Kutsyiah. (Syam).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *