KOMPAK Bener Meriah Serahkan Rancangan Perbup Tentang DEPIK

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener – Meriah. District Coordinator Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Bener Meriah, Muhammad Very, menyerahkan rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Bener Meriah tentang Dana Insentif Pembinaan Kampung atau di singkat DEPIK, kepada pemerintah daerah yang diterima Asisten II Abdul Muis diruang kerja Asisten II Bener Meriah tersebut. Jum’at, 14 Februari 2020.

Rancangan Perbup Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK), menurut Muhamad Very, untuk mendorong kinerja pemerintahan Kampung yang ada di Kabupaten Bener Meriah lebih baik dalam mengelola Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Kampung (ADK) serta berkontribusi kepada program – program tingkat kabupaten, Provinsi dan Nasional.

“ Jika Rancangan Perbup ini nantinya disahkan, akan menjadi stimulus (Rangsangan) bagi 233 Kampung yang ada di Bener Meriah untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik sehingga memperoleh Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK) tersebut. “Ujar Very.

Lebih lanjut disampaikan Very, ada satu kategori utama dan delapan kategori kinerja dalam penilaian Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK) ini. Adapun kategori utama adalah Penetapan APBKampung tepat waktu, artinya kategori ini adalah syarat utama untuk ikut berkompetisi mendapatkan Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK).

Selanjutnya delapan kategori kinerja yang menentukan besaran perolehan dana insentif ini adalah Pemerintah, Perencanaan dan Penganggaran, Pelayanan Dasar, Administrasi kependudukan dan Pertanahan, Penangulangan kemiskinan, Sistem Informasi Desa (SID), Penegakan Syariat Islam dan Adat Istiadat, dan yang terakhir Kategori Inovasi. “Jelasnya.

Setelah itu sambung Very, untuk menentukan Kampung yang berhak menerima Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK) juga berdasarkan perolehan skor masing – masing kategori kinerja yang dipersentase kan dalam bobot dan nilai bobot.

Very menambahkan, tujun Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK) mewujudkan fungsi Kampung sebagai penyelengara urusan pemerintah dan kepentingan masyarakat setempat, yaitu mensejahterakan masyarakat Kampung melalui tatakelola Pemerintahan yang baik.

Selain itu, mengakselerasikan penerapan prinsip – prinsip pemerintahan yang baik bagi seluruh kampung di Bener Meriah, dan terwujudnya pembangunan Kampung berdasarkan kewenangan lokal Kampung yang mendukung target kinerja pemerintahan Kabupaten. “Pungkas Muhammad Very.

Untuk tahun ini, Sebut Very, kurang lebih 10 Kampung yang telah masuk dalam kategori utama yang akan bersaing nantinya mendapatkan Dana Insentif Pembinaan Kampung (DEPIK) dari Pemerintah daerah entah itu nanti bersumber dari APBK atau APBN.

“ Sejauh ini ada beberapa kampung yang kita identifikasi sudah memenuhi kriteria utama yaitu penetapan APBK tepat waktu, “ tutup Very. (Samsuddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *