Komunitas Pemuda Jangkar (KPJ) Membentuk Relawan Penanganan Covid 19 Secara Mandiri

MutiaraindoTV.com SITUBONDO – Komunitas Pemuda Jangkar (KPJ) Menginisiasi terbentuknya Relawan Penanganan Covid 19, Organisasi kepemudaan yang saat ini di Nakhodai oleh Herman Fauzi mengadakan pertemuan, Pertemuan yang dilaksanakan pada Rabu Malam (21/07) bertempat di Kediaman salah satu Pengurus KPJ di Dusun Masjid Desa/Kecamatan Jangkar.

Pertemuan tersebut di hadiri oleh beberapa Tokoh masyarakat diantaranya Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Situbondo Khoirul Anwar Ketua Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Kecamatan Jangkar H Anggi/Irianto, Babinsa Desa Jangkar Agus Supriadi beserta tokoh pemuda lainnya.

Di sela-sela acara Ketua KPJ Herman Fauzi menyampaikan bahwa “Kita malam ini merumuskan konsep penting untuk penanganan Covid 19 khususnya di Desa Jangkar dan umumnya di Kecamatan Jangkar, adapun hasil dari kita berembuk malam ini adalah, pertama kita sepakat membentuk Relawan Penanganan Covid 19 secara mandiri artinya Relawan dibentuk dari pengurus KPJ sendiri yang mempunyai rasa kepedulian yang tinggi pada warga, Relawan ini nantinya akan menjadi motor penggerak dengan cara bersinergi atau bekerjasama dengan beberapa instansi atau lembaga terkait di wilayah kecamatan Jangkar, seperti Kecamatan, Polsek, Koramil dan Puskesmas Jangkar, kedua kita sepakat akan melakukan identifikasi dan telaah data terlebih dahulu utamanya harus mengetahui dahulu berapa warga yang terkonfirmasi positif Covid 19, berapa warga yang melakukan isoman dan berapa warga yang menjalani perawatan di Rumah Sakit, hal ini menjadi penting karena nantinya berkaitan dengan langkah penanganan yang akan kita lakukan, langkah penanganan konkrit yang kita siapkan adalah kita akan melakukan penyemprotan ke rumah warga terdampak covid 19, memberikan masker, memberikan handsanitizer, mengajak warga untuk melaksanakan vaksinisasi dan tetap mengkampanyekan protokoler kesehatan secara ketat, Ketiga kesepakatan yang kita capai bersama adalah pembiayaan dan operasional yang muncul dalam giat yang kita rencanakan ini, sepenuhnya di tanggung secara bersama atau swadaya, serta dukungan dana dari pihak ketiga namun yang lebih utama adalah dana swadaya dari kita sendiri, demikian yang bisa saya sampaikan untuk hasil kesepakatan malam ini” tutupnya.

Dalam waktu dekat KPJ akan membuka ruang kerjasama bagi pemuda-pemuda desa yang ingin bergabung untuk menjadi relawan penanganan Covid19, mengingat Desa Jangkar saat ini untuk lonjakan angka kematian warga masih tinggi jika dibandingkan dengan desa yang lain, karena Desa Jangkar sebagai salah satu tempat kedatangan dan transit dari warga lain, yang akan melakukan penyeberangan ke Pulau Raas, Sepudi dan Kalianget, serta Pulau Kangean Madura.

Selain membahas rencana giat, pengurus KPJ juga menerima pemberian Masker dari Babinsa Jangkar.

Pertemuan KPJ di tutup dengan ramah tamah dan bincang-bincang santai antar pengurus.

 

(Frengky/Sam Arif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *