Kondisi Jembatan Wih Ilang Kecamatan Pegasing Sangat Memprihatinkan

Mutiara IndoTV, Kabupaten Aceh Tengah – Aceh. Takengon, jembatan penghubung Kampung Wih Ilang – Wih Terjun sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan, pasalnya kondisi jembatan sangat memprihatinkan.

Ini salah satu penghubung Desa Wih Ilang menuju Kampung Wih Terjun, selain akses jalan penghubung dua kampung. Jembatan ini juga sering digunakan warga masyarakat, untuk membawa hasil bumi ketika panen. Sabtu, 02 Mei 2018.

Kini kondisi jembatan sudah mulai amruk, tiang penyangga yang terbuat dari kayu sudah mulai lapuk. Serta kondisi lantai jembatan sudah bolong – bolong, dari pantauan media Mutiaraindotv jembatan ini sudah tidak layak digunakan untuk akses jalur warga.

Terlebih lagi jika digunakan jalur akses kendaraan roda 4 (empat) dan roda 6 (enam) untuk mengangkut hasil panen Petani di sana, karna lantai jembatan yang terbuat dari kayu sudah mulai lapuk dan mulai merenggang jarang – jarang.

Akibat kondisi jembatan yang sudah tidak layak ini, berhimbas kepada penghasilan para Petani yang rata – rata bercocok tanam tanaman muda. Seperti cabe, kol, kentang, dan tanaman lainnya. Mobil truk yang biasa melewati jembatan itu, akhirnya memilih jalan alternatif yang jaraknya lebih jauh memutar untuk menuju Kota Takengon.

Mahyudin Reje Kampung Wih Ilang saat dihubungi via telpon mengatakan, ”harga pembelian tanaman muda saat ini semangkin rendah. Dikarenakan para toke penampung hasil para Petani milik warga masyarakat disini dibebani oleh ongkos angkutan yang semangkin tinggi, yang biasanya dikenakan Rp. 1000,-/kg, kini menjadi Rp. 2500,-/kg. ”Katanya.

“Warga disini berharap pemerintah secepatnya mencari jalan solusi untuk membangun kembali jembatan yang terancam ambruk ini, serta juga mencari solusi jalan alternatif yang layak seperti jalan Kampung Blok 4 menuju Kampung Wih Yerjun.

Bukan jalan yang berdekatan dengan jembatan yang masih rawan, karna Jembatan Wih Ilang ini akses warga yang berdekatan depan Pos Polisi pembantu Kecamatan Pegasing. Sebagai penghubung tiga Kecamatan, yaitu Kecamatan Pegasing, Kecamatan Atu Lintang, dan Kecamatan Jagong,” jelasnya. (M.charim)

Check Also

Masa Akhir Jabatan Bupati Situbondo Torehkan Tinta Emas Dengan Membangun GOR Bung Karna

Mutiaraindotv.com, SITUBONDO, JAWA TIMUR – Bupati Situbondo, Karna Suswandi torehkan tinta emas dengan dibuktikan saat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *