Korem 051/Wkt Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H di Masjid Al-Fattah

MutiaraindoTV, Kabupaten Bekasi – Jawa Barat. Kasilogrem 051/Wijayakarta Letkol Czi Edi Martadinata mewakili Komandan Korem 051/Wijayakarta Kolonel Inf Bobby Rinal Makmun, S.I.P. dalam rangka acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M, dengan penceramah KH. Muhammad Mursalin, di Masjid Al-Fattah Makorem 051/Wijayakarta. Senin, 26 November 2018.

Danrem 051/Wijayakarta dalam sambutannya yang dibacakan Kasilogrem mengatakan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sejatinya. Adalah upaya untuk mengingat kembali teladan yang telah dicontohkan oleh Baginda Rasulullah SAW kepada umatnya, “kita tentunya berharap dapat mengikuti sunnah tersebut dengan istiqomah. Karena pada diri dan kehidupan keseharian Rasulullah SAW memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Jadikan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H/2018 M Sebagai Suri Teladan Bagi Prajurit dan PNS TNI yang Berjiwa Kesatria, Militan, Loyal, Profesional, Modern dan Manunggal dengan Rakyat”.
“Karena sebagai seorang muslim dan abdi negara, teladan Rasulullah SAW akan menuntun kita menjadi muslim yang baik sekaligus Prajurit dan PNS TNI yang paripurna. ”Ujar Danrem.

Lebih lanjut dikatakan, Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin umat Islam selalu menekankan pada pembangunan akhlak yang mulia. Artinya, selain hubungan manusia dengan Allah SWT, Rasulullah SAW juga menginginkan para umatnya membangun hubungan yang baik dengan sesama manusia.

Pada kesempatan yang sama, KH.Muhammad Mursalin mengatakan bahwa ada beberapa aspek yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk membangun masyarakat sejahtera, salah satunya adalah aqidah. “Kalau aqidah manusia itu baik, hidupnya pasti baik. Maka untuk memperkokoh Aqidah tersebut, perbanyaklah sholat malam seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW setiap malam,” ucapnya.

“Mari para Prajurit Sapta Marga, kita bangun tengah malam untuk sholat memanjatkan kepada Allah SWT, untuk kebaikan diri kita, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara yang kita cintai bersama. ”Tutur KH. M. Mursalin. (Agus Yusbiyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *