Kunjungan Tim Bidang Sarana Dan Prasarana Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Mengecek Berapa Persentase Hasil Pekerjaan Dan Apa Kendala Dalam Pekerjaan

Tim Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Bidang Sarana Dan Prasarana Ibu Okta. Didampingi Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Lubuklinggau, Dan Kepala Sekolah SMP Negeri Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas.

MutiaraindoTV, Kota Lubuklinggau – Sumatera Selatan. Dari 6 Sekolah SMP Negeri yang mendapatkan bantuan Renovasi Pembangunan Gedung Sekolah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diantaranya sebagai berikut:

1. SMP Negeri 1 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sematera Selatan.

2. SMP Negeri 5 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sematera Selatan.

3. SMP Negeri Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sematera Selatan.

4.SMP Negeri Cecar Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sematera Selatan.

5. 2 SMP Negeri di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sematera Selatan.

Kunjungan dari Tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Sarana dan Prasarana Ibu Okta melalui Bandara Silampari Lubuklinggau yang dijemput dari Perwakilan 3 Sekolah yaitu SMP Negeri 1 Yani Nijawar, SMP Negeri 5 Anita, dan SMP Negeri Megang Sakti. Rabu, 12 September 2018 sekitar pukul 10.00 WIB.

Tim Kementerian Bidang Sarana dan Prasarana Okta mengatakan ke Tim Mutiara Indo Media Gruop, terkait kunjungannya ke beberapa sekolah yang ada di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara. Adalah bagian terpenting melihat Progres Pekerjaaan Renovasi Pembangunan Gedung di SMP Negeri, Ibu Okta menambahkan melihat dari kondisi pekerjaan berjalan cukup baik tidak ada masalah.

Terkait masalah teknis dilapangan kekurangan dalam segela problem pekerjaan, biasa dilakukan revisi dalam pekerjaan sepanjang itu semua dilakukan tidak menyimpang dari aturan dan petunjuk teknis pekerjaan yang sudah ditetapkan. Dalam masalah kondisi bahan material yang mengalami pergeseran harga, itu bisa di atasi dari pihak Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Makanya kita meminta kepada Consultan dan Pengawas Lapangan, dapat segera mengirimkan kekurangan dalam hal pekerjaan segera mungkin.

Mengajukan revisi terkait kendala apa saja yang terjadi dilapangan, sebab bukan hanya kita dari Tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saja pak yang mengecek Pembangunan dan Renovasi Gedung sekolah. Tapi juga ada TIM TP4D dari Kejaksaan Agung dan Aparat Penegak Hukum Lainnya, tujuan dari ini semua tidak lain untuk menunjang program pendidikan yang lebih merata setiap dari yang ada di Indonesia.

Itu harapan kita semua ditambahkan Tim Kementerian Bidang Sarana dan Prasarana, menyikapi hal ini Pengawas dari SMP Negeri 5 Kota Lubuklinggau Sugeng mengucapkan terima kasih. Kepada Tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Sarana dan Prasarana ibu Okta, yang langsung mengecek kondisi lersentase hasil pekerjaan di SMP Negeri 5 ini.

Tim Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Bidang Sarana Dan Prasarana Ibu Okta Bersama Pengawas. Saat Meninjau Kondisi Bangunan SMP Negeri 5 Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan.

Kami juga terima kasih atas pemberian ruang bagi kami untuk dapat mengajukan revisi dalam pekerjaan, terkait factor harga bahan material yang berubah disaat kondisi harga bahan bangunan saat ini mengalami kenaikan.
Selanjutnya Tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Sarana dan Prasarana Ibu Okta didampingi Kepala Sekolah SMP Negeri 1 dan SMP Negeri Megang Sakti.

Melanjutkan ke Dinas Pendidikan Kota Lubuklinggau untuk memberikan laporan atas kunjungannya dalam peninjauan dari Perkembangan Pembangunan, atau Renovasi Gedung Sekolah SMP Negeri yang ada dikota lubuklinggau. Dan Tim dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melanjutkan ke Pembanguan dan Renovasi Gedung SMP Negeri 1 Kota Lubuklinggau. Dan dilanjutkan ke SMP Negeri Megang Sakti dan Cecar yang berada di Kabupaten Musi Rawas.

Harapan dari masyarakat Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi rawas, dan Kabupaten Musi Rawas Utara ke depannya/Tahun akan datang. Agar ini semua dapat berjalan terus bantuan untuk menunjang pendidikan di daerah untuk lebih baik, dan kalau bisa kedepannya setiap daerah mendapatkan bantuan lebih dari 2 sekolah. (Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *