Lantik 8 PPTP, Bupati Bener Meriah Minta Para Kadis Lebih Peka Bukan ” Pekak “

MutiaraindoTV, Kabupaten Bener Meriah – Aceh. Bupati Bener Meriah lantik delapan (8) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) yang telah terpilih mengikuti seleksi terbuka. Senin, 23 September 2019 di Aula Sekdakab Bener Meriah.

Adapun kedelapan (8) Eselon II yang dilantik tersebut diataranya, Almanar SE sebagai Kepala Dinas sosial yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Kesra Seketariat daerah Kabupaten Bener Meriah, Sabarudin SE dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Badan Dayah sebelumnya menjabat sebagai Kabid Mutasi dan Kepangakantan pada BKPP Bener Meriah.

Kemudian, Iswahyudi Haryanto S.K.M., M.kes menjabat Kepala Dinas Kesehatan sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kesehatan, Marwan SE., MM dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu sebelumnya menjabat sebagai Kabag Administrasi Pembangunan Seketariat daerah.

Selanjutnya, Ruh Akbar SH., MM dilantik sebagai Seketaris Seketariat (Sekwan) DPRK Bener Meriah sebelumnya menduduki jabatan sebagai Kabag Persidang dan risalah pada DPRK Bener Meriah, Mawardi S.Ag., M.sos dilantik sebagai Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Bener Meriah sebelumnya menjabat sebagai Seketaris di Inspektorat.

Ir. Abadi dilantik sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan jabatanya sebelumnya Seketaris pada dinas tersebut, selanjutnya Mahpudah SH., MH, menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanahan jabatan sebelumnya pelaksana pada BKPP Bener Meriah.

Dalam arahanya, Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi mengatakan, Sebagai Kepala Dinas yang baru dilantik, kedepan harus peka bukan ” Pekak ” (Pekak bahasa Gayo yang artinya bodoh).

Menurut Tgk. H. Sarkawi, sebagai Kadis hanya 50 persen ilmu perkuliahannya yang digunakan dalam bekerja karena yang dituntu bekerja menjalankan sepenuhnya ilmu adalah para Kabid dan Kasi.

” Yang bekerja itu para Kabid dan Kasi, kalau kadis itu yang dituntut kepekaanya untuk itu sebagai kadis tidak boleh Pekak alias bodoh, “tegas Tgk. H. Sarkawi.

Ia menambahkan, pelantikan ini hanya sebagai langkah yang tentunya setelah pelantikan ini tugas besar telah menanti untuk mendedikasikan integritas, loyalitas dan kualitas masing – masing.

Seperti Kadis Sosial, setelah ini harus segera menyelesaikan pemasangan setiker dirumah – rumah masyarakat Kabupaten Bener Meriah penerima program PKH.

Karena, kita berharap setelah pemasangan stiker ini masyarakat yang tidak layak menerima segera mengundurkan diri agar masyarakat yang layak menerima namun tidak bisa terkaper dalam program ini karena terkendala Kouta penerima selama ini bisa masuk pada program tersebut.

” Selama ini seperti kepiting yang menyumbat sebuah lubang tidak membiarkan yang lain masuk, sehingga dengan dilepaskan penyumbat tersebut orang lain yang layak menerima bisa masuk, ” kata Tgk. H. Sarkawi.

Begitu juga dengan Dinas Pendidikan Dayah, selama ini 5000 lebih anak-anak yang nyatri keluar dari Kabupaten Bener Meriah untuk nyatri didayah luar Bener Meriah karena hanya beberapa Dayah di Bener Meriah yang memiliki fasilitas.

” Kedepan agar anak-anak bener meriah tidak nyantri diluar, maka perlu untuk memaksimalkan fasilitas dayah-dayah yang ada didaerah ini, “pinta orang nomor satu di Kabupaten Bener Meriah itu.

Sementar pada dinas pertanian, Abuya Sarkawi meminta program mensejahterakan masyarakat petani terus ditingkatkan, dan peran penjuluh juga harus lebih diefektifkan karena kita telah memberikan insentif namun apa yang telah dilakukan belum sesui dengan harapan kita.

Selain itu, program KPM untuk tahap selanjutnya juga harus dioptimalkan dan ini merupakan tugas dinas pertaninan ” Galang terus kerja sama dengan bank-bank untuk membuat kartu petani mulai masyarakat penerima PKH. “Ujar Tgk. H. Sarkawi.

Kepada dinas lainnya, Tgk. H. Sarkawi meminta agar benar – benar peka dan bisa menjalnkan tugasnya dengan baik untuk mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan Kabupaten Bener Meriah.

Menurut, Sarkawi, dilantiknya kedelapan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada hari ini telah mendapatkan persetujuan dari KASN.

Sebelumnya, Kabupaten Bener Meriah telah membuka seleksi terbuka (Lelang) jabatan beberapa bulan yang lalu, dimana dalam seleksi tersebut melibatkan tim yang profesional dan proposonal.

” Tim Asesor dan Tim pansel yang didalamnya ada para Profesor dan orang-orang yang yang independen,  “tegas Tgk. H. Sarkawi. (Samsudin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *