LSM AWAS : Tidak Sesuai Spek, Proyek Jalan Desa Tlogosari – Desa Alastengah Bongkar!

 

MutiaraIndoTV.com (Situbondo)-Proyek pembangunan jalan startegis Desa Tlogosari tembus ke Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo diduga kuat salahi spek. Hal itu dikatakan Rudi Bagas, Direktur LSM AWAS.

Rudi Bagas juga mendesak pihak Dinas Perhubungan melakukan tindakan tegas.

“Dinas Perhubungan sebagai leading sektor seharusnya tidak melakukan pembiaran terhadap kejahatan koorporasi untuk mengambil keuntungan dengan cara membeli material kualitas rendah,” terang Rudi Bagas.

Dijelaskan Rudi Bagas, pekerjaan proyek jalan yang dilaksanakan CV.Cahaya Milandrei, seperti galian sampai pemasangan bronjong terkesan asal asalan.
” Fakta dilapangan yang saya temukan pembangunan tidak memakai Mini Pile, padahal itu sangat penting untuk menyangga pondasi bronjong di bantaran sungai. Walaupun pondasinya setinggi 5 meter, dipastikan mampu menahan gerusan air ketika musim hujan,” Kata Rudi Bagas.

Dikatakan Rudi Bagas, jika persoalan ini terbukti dan terus dibiarkan atau proyeknya tidak dibongkar, selain merugikan negara juga masyarakat karena jalan yang dibangun dengan kualitas rendah akan cepat rusak.

Rudi Bagas juga kembali menegaskan pentingnya penegakan hukum terkait dugaan proyek jalan ‘ setengah hati’ tersebut. Pasalnya,meski sudah dilaporkan LSM WARAS, hingga kini belum ada titik terang.

Informasi yang diperoleh, lanjut Rudi Bagas, belum ada penyidik Tipikor Polres yang kelokasi pembangunan jalan di desa Tlogosari tembus ke desa Alastengah,kecamatan Sumbermalang.
” Informasi dari polres, bahwa pada hari Selasa tanggal 12 Oktober 2021,jadwal Pidkor Polres Situbondo hanya diminta salah satu dinas untuk pendampingan terkait bagaimana penggunaan yang benar,” terang Rudi Bagas.

Sementara, informasi berbeda disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo,Tulus Priadmaji, yang mengatakan bahwa kedatangan penyidik Polres Situbondo kelokasi proyek jalan strategis desa Tlogosari tembus ke jalan desa Alastengah kecamatan Sumbermalang atas adanya laporan Direktur LSM AWAS ke Polres Situbondo, yaitu tentang adanya dugaan menyalahi spek. Untuk proyek jalan itu sendiri menelan anggaran sebesar Rp.2.213.250.600,-

Lebih lanjut Rudi Bagas menegaskan, Sebentar lagi musim penghujan akan tiba, saya kawatir proyek yang menghabiskan anggaran lebih dari 2 Miliar  ambruk, oleh karena itu jangan sampai kejadian faktor alam dijadikan kambing hitam, padahal fakta di lapangan Kualitas material yang digunakan tidak sesuai dengan RAB.

Oleh karena itu, sebelum musim hujan tiba, alangkah baiknya pihak penyidik yang dalam hal ini Polres Situbondo, Inspektorat dan Komisi III DPRD Situbondo, segera turun langsung ke lokasi.

” Lakulan cek dan rechek proyek tersebut supaya kerugian uang negaranya tidak tambah melambung,”Pungkas Rudi Bagas. (Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *