Masa Pademi Tidak Menyurutkan Dinas Pariwisata Dalam Mensosialisasikan 3 M Ke Masyarakat Dan Pelaku Usaha

Mutiaraindotv, Lubuklinggau – Sumatera Selatan, akibat dampak dari Pademi Virus Corona (Covid-19) yang melanda Indonesia terkhusus Kota Lubuklinggau, membuat tempat tempat umum seperti Wisata Alam, Hotel dan Restoran menjadi sepi dan sunyi.

Namun dengan permasalahan wabah ini tidak menyurutkan Dinas Pariwisata Kota Lubuklinggau dibawah kepemimpinan Johan Imam Sitepu, yang mempunyai Program lain yang lebih bermanfaat dimasa Pademi Virus Covid-19. Selasa, 04 Agustus 2020, sekira pukul 15.00 Wib.

Dampak Pademi ini baru dirasakan oleh Masyarakat Kota Lubukklinggau dan sekitarnya di Triwulan ke 2 yang mana tempat Wisata, Hotel dan Rumah Makan menjadi sepi pengunjung. Sedangkan di awal Triwulan ke 1 keadaan Wisata, Hotel dan Rumah Makan masih terlihat Normal.

Sedangkan di Triwulan ke 3 ini, Alhamdulillah tempat Wisata, Hotel dan Rumah Makan mulai ada peningkatan walaupun masih dalam masa Pademi.

Terkait masalah Target tahun 2020 ini kita masih menunggu Informasi dan Intruksi dari Pemerintah Pusat dan Propinsi, jika tidak ada Ivent bagaimana menambah PAD. Akan tetapi dengan wabah ini tidak menyurutkan kami untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi Masyarakat Lubuklinggau dan sekitarnya.

Selama masa Pademi ini kita giat melakukan Sosialisasi kepada Masyarakat dan para pelaku Usaha untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan, seperti rajin Mencuci tangan, menggunakan Masker dan selalu Menjaga Jarak. Ini kita lakukan di tempat tempat umum seperti Hotel, Wisata Bukit Sulap dan Air Terjun Teman, Rumah Makan dan tempat Hiburan lainnya.

Lanjut Sitepu kita tetap melaksanakan kegiatan di massa Pademi tepatnya di Ulang Tahun Kota Lubuklinggau nanti, namun sesuai Protokol Kesehatan. Seperti acara Lomba Menari, Teater, Menyanyi, Bercerita dan Berpantun. Namun ini kita laksanakan secara Virtual sesuai Intruksi dan aturan dari Protokol Kesehatan.

Kalau kita melaksanakan Ivent yang mengundang Massa atau yang mendatangkan kerumunan banyak orang ini akan berdampak bagi Kesehatan Masyarakat ditengah wabah Covid-19, ungkapnya.

Untuk saat ini kita lebih fokus dalam kegiatan yang bermanfaat bagi Kesehatan Masyarakat dulu dengan melakukan Sosialisasi, secara kontinyu baik di Rumah Makan dan Hotel dan tempat Wisata. Ini kita lakukan agar  Masyarakat bisa terbiasa mengunakan Masker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak.

Dan bukan hanya itu saja kemarin kita melaksanakan Program dari Kementerian Pariwisata melalui Propinsi Sumatera Selatan dengan memberikan Bantuan Sembako dan Pembagian Masker, ujar Kadis Pariwisata Johan Imam Stepu diruang kerjanya. (021).

editor ” Awi “.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *