Maskapai Lion Air Membantu Meloloskan Penyelundupan Benih Lobster Di Bandara Soekarno Hatta

MutiaraindoTV. Kota Tangerang – Banten. Dua terdakwa, Purwanto (41) dan Dedy (42) Karyawan Lion Air di bagian Avsec (avlication security) yang membantu meloloskan penyeludupan 50.926 benih lobster yang sudah dikemas dalam 2 buah kardus. Pengadilan Negeri Tangerang, agenda saksi mahkota. Senin, 16 Juli 2018.

Sebanyak 50.926 benih lobster sudah sempat mendarat di Singapura, dari Terminal 2 Bandara Sukarno Hatta, Tanggal 16 mei 2018 menggunakan Pesawat Lion Air dengan kode Pesawat JT – 152 dengan rute, Sukarno Hatta – Singapura.

Dalam persidangan dihadapan ketua majelis hakim I Ketut Gede Suardika, kedua terdakwa disumpah sebagai saksi mahkota (saling menerangkan peranan dan perbuatan kedua terdakwa). Dalam peran meloloskan benih lobster tersebut, dan dilanjutkan keterangan terdakwa.

Terdakwa Purwanto yang sudah bekerja selama 8 Tahun sebagai Porther Bagasi Pesawat Lion Air, mengaku ditelepon Cholil untuk meloloskan benih lobster yang mau dikirim ke Singapura. dan Purwanto memerintahkan Dedy untuk menjemput dan langsung dimasukan ke bagasi pesawat,

Lebih lanjut Dedy yang berperan sebagai Supir menggunakan mobil box logistik Lion Air melalui Avron Timur, yang biasa mengangkut supervat pesawat langsung membawa benih lobster dan langsung dimasukan ke bagasi pesawat tanpa melalui X – Ray. dan Purwanto bagasi pesawat , sudah menyiapkan lebel bagasi.

Kedua terdakwa mengaku sudah 5 kali meloloskan benih lobster dari Bandara Sukarno Hatta, 3 kali bulan April dan 2 kali bulan Mei, tapi imbalan yang dijanjikan kali paling besar, 15 juta rupiah untuk membantu meloloskan benih lobster yang sudah sempat mendarat di Singapura.

Jaksa, Iqbal dari Kejaksaan Negeri Tangerang, dalam dakwaanya, kepada kedua terdakwa dengan pasal 45 Undang – Undang RI No. 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan, dengan ancaman hukuma 5 tahun penjara, ketua majelis hakim menunda persidangan dan memberi kesempatan kepada jpu untuk mengajukan tuntutan. (Robert)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *