Masyarakat Geram, Mobil Dump Truck Pengangkut Galian C Bahayakan Pengendara

MutiaraindoTV, Kabupaten Situbondo – Jawa Timur. Masyarakat geram, karena arus lalu lintas di Jalan Raya Kotakan – Kalibagor, Kecamatan Situbondo Kota, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur selalu ramai oleh puluhan Mobil Dump Truck pengangkut pasir dan tanah urug hasil galian C, serta kerikil turut serta membuat arus lalu lintas semakin padat.

Kendaraan lain harus menunggu waktu yang tepat untuk mendahului puluhan Mobil Dump Truck tersebut. Maka seringkali menimbulkan deretan kendaraan yang panjang dengan laju sangat lambat ketika berada di belakang Mobil Dump Truck bermuatan hasil tambang galian C tersebut.

Keberadaan Mobil Dump Truck pengangkut hasil galian C bukan hanya mengurangi kelancaran arus lalu lintas, namun Mobl Dump Truck tersebut juga kerap membahayakan pengendara lain. Betapa tidak, tanah urug bercampur kerikil dimuat melampaui bak truk. Sehingga selalu saja bisa tercecer di jalan. Bahaya begini. Sudah berapa orang kena serpihannya.

Tanah urug bercampur batu jatuh dan mengena pada pengendara lain di belakangnya dan debu-debu halus juga pasir-pasir berhamburan di jalan, kata Riyan (38 Tahun), salah satu pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas di Jalan Raya depan Mako Polsek Situbondo kota Kalibagor arah Bondowoso. Sabtu, 12 Juni 2021 pagi.

Tampak Mobil Dump Truck pengangkut tanah urug/pasir hasil pertambangan melewati jalan Raya Kalibagor arah Kabupaten Bondowoso, tepatnya di depan Mako Polsek Situbondo lota tanpa menutup rapi dengan terpal semuanya

 

Disebutkan dia, terutama Mobil Dum Truck pengangkut tanah urug dan kerikil hasil pertambangan galian C, pengendara mobil maupun sepeda motor selalu menghindari dan menjaga jarak dengan Mobil Dump Truck pengangkut tanah urug dan kerikil hasil galian C.

” Sebab, tanah bercampur batu kerikil yang jatuh akan memantul dari jalan aspal dan terlempar ke kaca atau badan mobil, tolonglah kepada pihak terkait supaya menertibkan dan memberikan tindakan bagi supir Mobl Dump Truck yang nakal tersebut. Soalnya sangat meresahkan masyarakat dan mengganggu pandangan pengendara lainnya serta berakibat fatal kalau dibiarkan, “pinta Riyan.

Sementara menurut warga sekitar jalan raya Kalibagor, Kecamatan Situbondo Kota, Pak Hotim (53 Tahun), pihaknya mengeluhkan dengan adanya bercecerannya tanah urug dan bercampur pasir batu di depan rumahnya. Sebab, akan membahayakan keselamatan bagi pengendara yang melewatinya maupun rumah rumah warga yang ada dipinggir Jalan Raya Kotakan – Kalibagor arah Kabupaten Bondowoso.

” Berharap ada penindakan terhadap para supir Mobil Dump Truck pengangkut tanah urug bercampur pasir hasil pertambangan galian C yang telah melalaikan untuk menutup terpal bak truck dengan baik atau tidak rapi, “Imbuhnya.

Tampak melintas Mobil Dump Truck pengangkut hasil galian C dengan bak terbuka sangat membahayakan pengendara dibelakangnya.

Pantauan Wartawan Media MutiaraindoTV di lapangan, kebanyakan puluhan Mobil Dump Truck pengangkut hasil galian C di daerah itu memuat yang melebihi kapasitas bak truck. Meski kondisi muatan melebihi kapasitas dan berhamburan ke tengah jalan raya, mereka tidak berupaya untuk menutup terpal dengan rapi.

Seperti halnya aktivitas Mobil Dump Truck pengangkut tanah urug yang melewati jalan arah dari Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo Kota. Tanah urug galian C yang ditambang di wilayah perbukitan di wilayah Kecamatan Situbondo Kota itu diangkut melewati ke Jalan Raya Situbondo – Bondowoso. Di sepanjang jalan tanah urug bercampur kerikil selalu berjatuhan di jalur jalan Nasional Situbondo, sementara instansi terkait belum ada upaya penertiban terhadap aktivitas Mobil Dump Truck tersebut.

Dikonfirmasi sebelumnya, Kepala Dishub Kabupaten Situbondo, Drs. Tulus Prijatmadji kepada Wartawan Media MutiaraindoTV mengatakan, “sudah sering kali memberikan edaran dan peringatan kepada para sopir maupun pengusaha angkutan supaya menutup bak Mobil Dump Truck nya apabila memuat pasir, tanah urug maupun kerikil.

“Sudah sering kami mengingatkan mereka agar menutup bak truck kalau muat material agar tidak tumpah dan berceceran di jalan, karena sangat membahayakan pengendara lainnya. “Pungkasnya. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *