Berita TerbaruNusantara

Masyarakat Kecewa, Hasil Proyek Yang Bersumber Dari Dana Desa 2017 Telah Rusak

×

Masyarakat Kecewa, Hasil Proyek Yang Bersumber Dari Dana Desa 2017 Telah Rusak

Sebarkan artikel ini

Mutiara IndoTV, Kabupaten Pemakasan – Jawa Timur. Proyek Tembok Penahan Tanah yang dana anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 di Dusun Bagunung Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Provinsi Jawa Timur telah ambruk.

Realisasi proyek yang dana anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2017 yang telah ambruk, tersebut mengucurkan dana: Rp 199.618.000,- dengan Volume: 243 meter (6 unit) yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Bidang Pembangunan Desa (KADES).

Ambruknya Tembok Penahan Tanah di Desa tersebut diduga ditengarai dalam pengerjaannya, pada bagian pencampuran material pelaksana tidak menggunakan pasir jawa. Tetapi menggunakan tanah merah serta pelaksana mencampurkan takaran semen yang sangat sedikit. Sehingga realisasi proyek yang belum lama dikerjakannya tersebut, menjadi ambruk.

Menurut salah Seorang Tokoh Masyarakat setempat yang gak mau disebutkan namanya mengatakan, “bahwa dirinya sangat kecewa dan menyayangkan terhadap hasil proyek yang belum setahun dikerjakannya (Pihak Desa) tersebut telah ambruk.

“Saya sangat kecewa dan menyayangkan, hasil proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) 2017 tersebut, belum setahun dikerjakannya sudah amburadul seperti itu. Oleh karena itu kami akan melaporkannya kepihak yang berwajib, “tegasnya singkat.

“Dari hasil temuan kami di lapangan, ambruknya Tembok Penahan Tanah di Desa tersebut. Kami duga, serta kami indikasikan kurangnya pengawasan dari Pendamping Desa dan kurangnya pengawasan dari pihak Kecamatan. Sehingga proyek tersebut, pada saat pengerjaannya direalisakan asal – asalan oleh pelaksana (Kades) “. Jelas salah seorang, anggota Team Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Jawa Timur Coruption Wacth (LSM JCW) Abdur Rahem ST,MH.

Hasil dari temuan kami tersebut, kami sudah mengkordinasikan dengan Ketua LSM JCW kami. Dengan seizin dan perintah beliau (DR H M SAJALI.SH MH.MM.Ph.D), kami akan segera melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Agar kasus tersebut di tindak dan di proses secara hukum yang berlaku, “tambahnya. (Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *