Masyarakat sampaikan Aspirasi Terkait Perjanjian Perusahan Di Kantor Desa Lingga

Mutiaraindotv – Kabupaten Muara Enim, Masyarakat Desa Lingga datangi Kantor Kepala Desa untuk menyampaikan aspirasi serta minta saran dan petunjuk terhadap kesepakatan rekrutmen Tenaga Kerja Kontraktor dibawah naungan PT. Bukit Asam, yang bertempat di Balai Desa Lingga, disambut langsung Kepala Desa Lingga didampingi Camat Lawang Kidul. Selasa, 30 Agustus 2022.

Dalam orasi masyakarat diwakili jangkuk, mempertanyakan Surat Perjanjian dan Kesepakatan dari Perusahaan BKPL, PAMA dan PT. BA Tahun 1999, 2011 dan 2016 tentang Kesepakatan Rekrutmen Tenaga Kerja 50 % dan 30 % dari Tenaga lokal Desa Lingga.

Jangkuk mengatakan, keinginan masyarakat Lingga untuk diterima menjadi karyawan di kontraktor atau sub kontraktor yang ada di Banko Barat Tanjung Enim secara transparan, urainya.

Ditambahkan Imam, untuk penerimaan karyawan di Kontraktor dibawah naungan PT BA, sesuai janji Kepala Lingga saat ingin mencalonkan sebagai Kepala Desa Lingga akan mengurangi angka pengangguran.

Kemudian Ferry juga mengungkapkan, apa yang menjadi kesepakatan dengan perusahaan untuk diterima 50 %, 30 % sebagai karyawan baik tenaga skill maupun non skill yang beroperasi di Banko Barat.

Kepala Desa Lingga juga menyambut baik dan mendukung apa yang disampaikan aspirasi masyarakat terkait rekrutmen tenaga kerja.

Dikatakan Kepala Desa Lingga, Hisri bahwa rekrutmen tenaga kerja sudah diterima sebagai karyawan di sub kontraktor di Banko Barat, tegasnya.

Kepala Desa Lingga tetap mendukung untuk orasi masyakarat menyampaikan aspirasi ke perusahaan yang ada di Banko Barat.

Camat Lawang Kidul, Andrille Martin, SE juga menyampaikan dalam pertemuan ini, menyampaikan aspirasi dilindungi undang-undang, tapi tetap mengikuti aturan yang berlaku dan tidak melakukan anarkis.

” Andrille Martin mendukung apa yang akan disampaikan aspirasi untuk tujuan yang baik ini, dikatakan Andrille, saya selalu sampaikan kepada perusahaan agar masyarakat saya di Lawang Kidul untuk diprioritaskan 70 % tenaga lokal, ring satu, bahkan Lawang Kidul ini bukan lagi ring satu, tapi sudah ring nol (0) jelasnya.

Turut hadir Ketua DPD Lingga, Hadirman, Bhabinkamtibmas, Bayu, Babinsa, Jhon Safri dan Perangkat Desa serta Masyarakat Lingga. (Umar).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *