Mata Air Kailasi Sudah Ratusan Tahun Hidupi Warga Fatukoa

Mutiara IndoTV, Kupang – NTT. Salah satu sumber Mata Air yang di beri nama ‘Kailasi’ oleh warga sekitar ini, sudah Ratusan Tahun bahkan di sinyalir semenjak Bumi terbentuk, sudah terbukti mampu menghidupi warga Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Mata Air yang terletak di Rt. 002/Rw. 001 Kelurahan Fatukoa ini, kini masih mengalir dengan derasnya dari celah bebatuan yang ada. Okto Asanab (68) salah satu warga kelurahan Fatukoa saat di wawancarai mengatakan Mata Air tersebut sudah ada semenjak dahulu kala. Selasa, 03 Juli 2018.

“Mata Air ini, semenjak kami hidup sudah ada, bahkan Leluhur kami pun mereka pakai untuk minum serta keperluan lainnya”. Katanya saat di wawancarai.

Ia mengatakan, mata air Kailasi merupakan sumber kehidupan yang sangat penting sehingga perlu di jaga dengan baik.

“Air Kailasi ini sangat berguna bagi kami, karna mampu menghidupi  semenjak Leluhur kami ada sampai generasi kami hingga anak cucu kami kelak, sehingga saya minta Mata Air ini kita harus menjaganya dengan baik”. Tuturnya.

Lanjutnya selain untuk Minum, mandi, Mencuci. Kami juga pakai untuk mengairi ladang kami, sehingga sangat besar manfaatnya bagi kami.

Sementara itu, Sabdi salah seorang Pemuda yang berhasil di wawancarai di tempat yang sama mengatakan, saat musim dingin air tersebut terasa hangat sehingga punya perbedaan dengan Mata air yang lain.

“Kalau pada musim dingin, air tersebut berubah hangat sehingga punya keistimewaan tersendiri, dan sangat jernih karna sudah tersaring pada pecahan bebatuan yang ada”. Katanya.

Ia pun berharap agar mata Air Kailasi tersebut, selalu terjaga dengan baik karena berbagai Reservoar yang di buat Pemerintah Kota Kupang untuk bisa menyejahterakan masyarakat hanyalah meninggalkan nama tanpa ada fungsi.

“Ada beberapa Reservoar yang di buat pemerintah Kota kupang, fisiknya ada tapi hasilnya Nol. Jadi selama ini kami hanya mengandalkan Mata air ini. Sehingga perlu di jaga dengan sebaik-baiknya”. Imbuhnya. (Yapi Manuleus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *