Menguak Mafia Pembayaran Ganti Rugi Tol JORR Di Jakarta Selatan (2)

MutiaraindoTV – Jakarta. Dugaan kuat adanya keterlibatan oknum BPN Jakarta Selatan dalam pembayaran ganti rugi Tol JORR di wilayah Jakarta Selatan, atas lahan milik Soejitno bin Soekirno yang beralamat di Jalam Madrasan No. 67 RT. 006/RW 001 Kelurahan Gamdaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan kian mengerucut.

Salinan surat dari Proyek Pembinaan Jalan Tol tertanggal 01 Desember 2000 perihal Ganti Rugi atas sertifikat Hak Milik No. 7/Bintaro, dimana dalam poin 1 tertera Luas tanah Sertifikat Hak Milik No. 7 yang terkena jalan Tol Lingkar Luar DKI.

Sesuai dalam Daftar Inventaris yang dibuat oleh Panitia Pengadaan Tanah Kotamadya Jakarta Selatan, tercatat An. Suyitno bin Sukirno 6850 M2. Diduga sertifikat fiktif karena sertifikat yang asli (Siduga Masih Dipegang Oknum BPN Jakarta Selatan), atas Sertifikat Hak Milik nomor 2950 dengan surat ukur Nomor 131 Tahun 1989.

Soejitno bin Soekirno Pemilik Sertipikat Hak Milik (SHM) Dengan Nomor. 2950.

Dengan nama pemegang hak Soejitno bin Soekirno yang diperkuat dari Notulen Rapat Walikota Jakarta pada hari Kamis, 16 Juli 1998 pukul 10.00 WIB dengan pimpinan rapat Walikotamadya Jakarta Selatan Drs. H. Pardjoko dimana disebutkan dalam butir ke-2.

Yang tertulis Walikota Jakarta Selatan dengan seluruh anggota panitia pengadaan tanah Kotamadya Jakarta Selatan, yang hadir telah melihat dan memeriksa langsung bersama – sama sertifikat hak milik No. 7 tertulis nama Soejitno bin Soekirno bukan tertulis nama Suyitno Sukirno (Almarhum).

Yang lebih menguatkan lagi, adalah adanya Resume Tanah SHM No. 2950 Bintaro (Dahulu Sertipikat Hak Milik No. 7 Bintaro) An Soejitno bin Soekirno :

Penasehat Relawan Militan Prabowo (RMP) DPC Kabupaten Bekasi KH. Ir. Ronggo Sutrisno SH, bersama korban mafia pembayaran ganti rugi Tol JORR Soejitno bin Soekirno.

1. Asal muasal hak milik adat Daftar C No.58 persil No. 23. D lll menjadi C. No. 1871. No. 23. D lll.

2. Konversi ke Sertipikat Hak Milik terbit Sertipikat Hak Milik No. 7 Bintaro An Soejitno bin Soekirno dengan luas 15.000 M2 surat ukur GS. No. 131, terletak di Desa Bintaro, Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tanggerang, Jawa Barat tertanggal 3 Maret 1970 (Diterbitkan Oleh Kantor Pendaftaran Tanah Kabupaten Tanggerang pada tanggal 3 Maret 1970).

3. Berdasarkan PP. No. 45 Tahun 1974 tentang Pemekaran Wilayah DKI Jakarta tanggal 28 Desember 1974. Sertipikat Hak Milik No.7 Bintaro (Ciputat Tanggerang Jawa Barat) dirubah menjadi Sertipikat Hak Milik No. 2950 Bintaro a.n Soejitno bin Soekirno (masuk wilayah DKI Jakarta, tertanggal 12 Maret 1989, An Soejitno bin Soekirno).

4. Terkena proyek jalan Tol JORR Jalan TB. Simatupang seluas 6.850 M2 sesuai surat tim pengadaan lahan proyek jalan Tol JORR tertanggal 2 Agustes 2004 No.569/nd/mi/2004, jo nota dinas tanggal 28 Oktober 2004 (Sisanya 7.606 M2). Sampai dengan saat ini saya (Soejitno bin Soekirno) belum menerima uang ganti rugi tersebut.

5. Upaya peguasaan oleh pihak lain menggunakan nama Suyitno Sukirno dengan bukti – bukti sebagai berikut :

  1. Kartu kelurahan An Suyitno Sukirno no pokok penduduk 260200006 Alamat Jalan Terusan Hanglekir ll/3 RT. 005/RW. 08 Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama Jakarta Selatan.
  2. Surat laporan kematian suyitno sukirno No: 23/17052/95.
  3. Surat keterangan ahli waris almarhum Suyitno bin Sukirno dan almarhumah Mutiarawati tanggal 21 Maret 2005 diketahui Camat Kebayoran Lama tanggal 20 Mei 2005 No.199/1.755.2.
  4. Cek plot peta no peta pendaftaran : 33.088-12-6 kotak: a-b/ 1-2-3 type hak milik No. 9698 An Indra bin Suyitno Sukirno cs.
  5. Surat balasan dari BPN Kantor Pertanahan Kota Adminitrasi Jakarta Selatan No.968/7.31.74.300/lll/2016 menerangkan, bahwa telah di keluarkan 1 (Satu) bidang tanah hasil pemisahan.

Yaitu hak milik No.9698/Bintaro sesuai dengan surat ukur tanggal 25 September 2013 No.00366/ Bintaro/2013 seluas 7.579 m2 terdaftar tanggal 31 Desember 2013 selanjutnya hak milik No.9698/ Bintaro beralih kepada:

  1. Indra bin Suyitno Sukirno.
  2. Irma Krishna Yana Stamboel.
  3. Timur bin Suyitno Sukirno.
  4. Myrna Soegih Arto binti Suyitno Sukirno.

Berdasarkan surat keterangan ahli waris tanggal 21 Maret 2005 di ketahui Camat Kebayoran Lama tanggal 20 Mei 2005 No.199/1.755.2, terdaftar tanggal 31 Desember 2013. Hak milik no.9696/ Bintaro menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara, karena pelepasan hak, akta pelepasan hak tanggal 27 Agustus 2012 No. 8 dibuat oleh Marlina Flora SH. Selanjutnya berdasarkan surat keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kota Adminitrasi Jakarta Selatan tanggal 06 Januari 2014 No.10/HGB/BPN-31.74/2014 diberikan Hak Guna Bangunan No.1739/ Bintaro kepada Perseroan Terbatas PT. Metropolitan Kentjana, TBK berkedudukan di Jakarta Selatan.

6. Padahal sampai dengan saat ini saya tidak pernah dan/atau belum pernah memberikan persetujuan dan/atau melepaskan hak dan/atau memberikan izin kepada BPN Kantor Pertanahan Kota Adminitrasi Jakarta Selatan, sehingga terbit Sertifikat Hak Guna Bangunan No. 1739 dan diserahkan kepada pihak ketiga. “Pungkas Soejitno Soekorno dengan tegas dan berapi – api dalam memperjuangkan haknya yang sampai kini tersisihkan oleh yang diduga kuat Oknum BPN Jakarta Selatan, yang menjadi Mafia Pembayaran Ganti Rugi Tol JORR Jakarta Selatan yang dialami oleh Soejitno bin Soekirno yang lahir pada Hari Pahlawan di Solo tanggal 10 November 1943.

(Agus Yusbiyadi, Damri Nasution, Iqbal Kausar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *